Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

12 May

Lumut (Bryophyta) adalah tumbuhan peralihan antara Thallophyta (tumbuhan yang belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun) dan Cormophyta (tumbuhan yang sudah sudah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun).

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan perintis yang dapat hidup di mana saja. Lumut dapat hidup di tempat lembap, basah, berair, dan biasanya bersifat epifit atau menempel.

Klasifikasi lumut ada 3 jenis, yaitu:

1. Lumut Daun (Musci)

Lumut daun mempunyai akar rizoid, batangnya tegak dan bercabang, dan daunnya kecil. Ia berkembang biak dengan membentuk kuncup di cabang-cabang. Contoh lumut daun antara lain Sphagnum sp., Funaria, dan Andraea petrophila.

2. Lumut Hati (Hepaticeae)

Tubuh lumut hati terbagi menjadi dua lobus seperti hati yang disebut talus yang tidak terbentuk menjadi akar, batang, dan daun. Lumut hati dapat melakukan reproduksi aseksual dengan sel yang disebut gemma (struktur seperti mangkuk yang terdapat di permukaan gametofit). Contoh lumut hati, yakni Marchantia polymorpha, Lunularia, dan Porella.

3. Lumut Tanduk (Anthocerotaceae)

Kloroplas tunggal yang berukuran lebih besar kebanyakan lumut adalah keistimewaan lumut ini. Sporofitnya berbentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk pada gametofit. Contoh lumut tanduk adalah Anthoceros natans dan Anthoceros leavis.

 

Demikian penjelasan ringkas mengenai lumut. Semoga bermanfaat :)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: