Advertisements

Ciri dan Klasifikasi Kingdom Jamur

21 Jan

jamur

Pernah nyobain makan jamur kriuk? Pernah dong ya … tapi, daripada cuma makan aja, pernah perhatiin seperti apa struktur atau bentuk jamur itu? Atau pernah perhatiin bagian yang berwarna putih di tempe? Bagian berwarna putih itu juga jamur lho … Nah, biar lebih dekat dengan jamur, baca terus nih rangkuman tentang jamurnya 😀

Ciri-ciri Jamur:

  1. Eukariotik
  2. dinding sel tersusun atas kitin (bersifat kuat namun fleksibel)
  3. umumnya multiseluler
  4. tubuh jamur yang multiseluler tersusun atas benang-benang halus yang disebut hifa. Hifa kemudian membentuk anyaman yang disebut miselium.
  5. Hifa ada yang tidak bersekat dan ada yang bersekat

Berdasarkan hal tersebut, jamur yang tidak bersekat, intinya akan tersebar di dalam sitoplasma dan berinti banyak disebut jamur senositik; sedangkan jamur yang bersekat, intinya satu disebut jamur monocytic.

  1. Memiliki bentuk mirip tumbuhan, namun tida memiliki daun dan akar sejati
  2. tidak memiliki klorofil
  3. Heterotrof
  4. Bersifat parasit, saprofit, atau melakukan hubungan simbiosis mutualisme dengan organisme lain.

 

Klasifikasi Jamur

1. Chytridiomycota

Mayoritas merupakan organisme akuatik

Bersifat saprofit atau parasit

Hifa senositik

Dinding sel tersusun atas kitin

Bereproduksi dengan  zoospora berflagel

Contoh: Chytridium

2. Zygomycota

Mayoritas hidup di tanah, tumbuhan, atau hewan yang telah membusuk.

Ada yang membentu mikorhia, yaitu asosiasi dengan tumbuhan.

Hifa senositik

Reproduksi seksual: zigospora

Contoh: Rhizopus

3. Ascomycota

Mayoritas berhabitat di air

Bersifat saproba, patogen pada tumbuhan, atau bersimbiosis dengan lumut membentuk lumur kerak (Lichenes)

Hifa monocytic

Reproduksi seksual: Askospora

Reproduksi aseksual: konidium (kumpulan spora yang terdapat di bagian ujung konidiofor atau hifa penyokong konidium)

Ascomycota ada yang uniseluler (Contoh: Saccharomyces cerevisiae), multiseluler membentuk miselium (Contoh: Aspergillus, Penicillium, Naurospora), multiseluler membentuk tubuh buah (Contoh: Xylaria, Nectaria)

4. Basidiomycota

Multiseluler

Membentuk tubuh buah seperti gada (basidiocarp)

Bersifat saproba, parasit, atau mikorhiza

Hifa monocytic

Reproduksi seksual: membentuk basidiospora yang terbentuk pada basidium, membentuk basidiocarp

Contoh: Volvariella volvacae, Auricularia polytrica, Puccinia graminis, Ustilago maydis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: