Advertisements
Archive | July, 2013

Vitamin untuk Melancarkan Metabolisme Tubuh

10 Jul

Uraian  tentang macam-macam vitamin adalah sebagai berikut.

Vitamin A

Vitamin A banyak terdapat pada minyak ikan, wortel, tomat, dan buah-buahan yang banyak mengandung pigmen karoten (berwarna merah). Vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan mata. Kekurangan vitamin A menyebabkan gangguan penglihatan. Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan gigi dan tulang rapuh.

Vitamin B

Vitamin B banyak ragamnya, misalnya B1, B2, B6, dan B12. Vitamin yang mengandung berbagai macam vitamin B disebut vitamin B kompleks. Vitamin B banyak terdapat pada kulit ari beras, kacang hijau, kedelai, dan sayuran, yang berfungsi untuk melancarkan reaksi metabolisme tubuh, terutama reaksi pembakaran atau oksidasi. Kekurangan vitamin B dapat mengakibatkan penyakit beri-beri, kaki tangan kesemutan, dan persendian terasa pegal dan ngilu. Kekurangan B12 juga menyebabkan anemia (kurang darah). Oleh karena vitamin B larut dalam air, maka kelebihannya dikeluarkan melalui urin.

Vitamin C

Vitamin C banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran. Vitamin C larut dalam air sehingga kelebihannya dikeluarkan melalui urin. Makanan kita hendaknya senantiasa mengandung vitamin C. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penyakit gusi berdarah (skorbut).

Vitamin D

Vitamin D banyak terdapat pada susu, daging, dan sayuran dalam bentuk provitamin D (calon vitamin D). Cahaya matahari dapat membantu pengubahan provitamin D di kulit menjadi vitamin D. Vitamin D berfungsi dalam proses pembentukan tulang. Kekurangan vitamin D akan menyebabkan penyakit rakitis atau penyakit Inggris. Penderita rakitis memiliki kaki berbentuk O atau X. Kelebihan vitamin D disimpan dalam hati.

Vitamin E

Vitamin E berguna untuk mencegah oksidasi lemak tak jenuh (misal kolesterol), menjaga struktur sel-sel darah merah, dan menjaga keremajaan sel. Vitamin E dapat diperoleh dari kecambah, minyak tumbuhan, dan tumbuhan hijau. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan ketidaksuburan reproduksi sedangkan kelebihannya disimpan di dalam otot.

Vitamin K

Vitamin K dihasilkan oleh bakteri yang hidup di dalam usus kita. Selain itu, vitamin K juga dapat diperoleh dari kangkung, kubis, bayam, hati, dan daging. Vitamin K berguna dalam proses pembekuan darah dan pembentukan protrombin. Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan darah kulit membeku. Vitamin K disimpan di dalam hati.

 

Beberapa mineral  yang berperan penting bagi tubuh

1. Kalsium (Ca)

Fungsi kalsium di dalam tubuh antara lain:

  1. Bersama fosforus membentuk matriks tulang dan gigi
  2. Membantu proses pembentukan dan penggumpalan darah
  3. Membantu proses kontraksi otot
  4. Membantu menghantarkan implus saraf

Jumlah kebutuhan kalsium pada setiap orang tidak sama. Hal ini dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, dan kondisi tubuh. Orang dewasa membutuhkan 0,8 g/hari; anak-anak memerlukan 1,4 g/hari; ibu hamil memerlukan 1,5 gram/hari; dan ibu yang sedang menyusui memerlukan 2,0 g/hari.

Bahan makanan yang mengandung kalsium adalah susu, keju, kuning telur, mentega, ikan, udang, buah-buahan, dan beberapa jenis sayuran seperti kol, bit, wortel, kacang-kacangan, serta bawang.

Penggunaan mineral kalsium di dalam tubuh diatur oleh hormon yang dihasilkan oleh kelenjar anak gondok, yaitu parathormon. Selain itu, vitamin D juga diperlukan untuk membantu penyerapan kalsium dari usus.

Kekurangan mineral kalsium di dalam tubuh akan menimbulkan gangguan, antara lain:

  1. Karies pada gigi
  2. Pertumbuhan tulang yang tidak sempurna (rakitis)
  3. Mudah terjadi kejang pada otot
  4. Darah sukar membeku jika terjadi luka.

2. Fosforus (P)

Fungsi mineral fosforus di dalam tubuh antara lain untuk:

  1. Pembentukan matriks tulang
  2. Proses kontraksi otot
  3. Proses metabolisme
  4. Bahan baku pembentukan fosfatid
  5. Proses pembelahan sel, yaitu berhubungan dengan penurunan sifat.

Bahan makanan yang mengandung fosforus adalah ikan, jagung, dan kacang-kacangan. Tubuh memerlukan sekitar 1 mg fosforus setiap hari.

3. Besi (Fe)

Di dalam tubuh, zat besi berfungsi sebagai:

  1. Komponen enzim sitokrom yang berperan dalam respirasi sel
  2. Komponen inti logam dari hemoglobin, yaitu zat yang berperan mengikat oksigen dalam darah.

Bahan makanan yang mengandung banyak mengandung zat besi adalah sayuran hijau, misalnya bayam. Daging dan ikan juga banyak mengandung zat besi, tetapi sukar untuk diserap ke dalam darah. Dalam satu hari, setiap orang memerlukan 15-30 mg zat besi. Kekurangan zat besi akan menyebabkan anemia.

4. Natrium (Na)

Di dalam tubuh, mineral natrium berfungsi untuk:

  1. Membentuk natrium bikarbonat. Natrium bikarbonat merupakan senyawa penting untuk mempertahankan keseimbangan asam-basa cairan tubuh
  2. Membantu mempertahankan kepekaan sel-sel otot dan sel-sel saraf
  3. Menyusun komponen anorganik cairan ekstraseluler, dan untuk menjaga keseimbangan osmotik cairan ekstraseluler.

Sumber utama natrium adalah garam dapur. Kekurangan natrium akan menurunkan nilai osmotik cairan ekstrasel sehingga mengakibatkan pengaturan suhu tubuh terganggu, kejang otot, dan kelelahan. Kelebihan Na dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

5. Kalium (K)

Kegunaan mineral kalium di dalam tubuh antara lain:

  1. Sebagai katalisator pada pembentukan karbohidrat dan protein
  2. Membantu kontraksi otot
  3. Membantu menghantarkan implus saraf
  4. Memelihara denyut jantung
  5. Mengatur pelepasan hormon insulin dari pankreas
  6. Bersama natrium, menjaga keseimbangan antara cairan intraseluler dengan ekstraseluler.

Bahan makanan yang banyak mengandung kalium adalah daging unggas, buah-buahan, dan sayuran. Kekurangan kalium juga dapat mengakibatkan kelemahan otot serta denyut jantung tidak normal.

6. Iodin (I)

Iodin memegang peranan yang penting dalam proses fisiologi kelenjar tiroid. Iodin merupakan komponen penyusun hormon tiroksin yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh.

 

Iodin terdapat dalam bahan makanan seperti ikan laut, minyak ikan, sayuran hijau, kulit kentang, serta garam beriodin. Kekurangan iodin pada janin akan mengakibatkan daya pendengaran berkurang. Kekurangan iodin setelah lahir mengakibatkan kelenjar gondok membesar dan pertumbuhan terhambat (kerdil).

7. Belerang (S)

Di dalam tubuh, belerang merupakan komponen penyusun beberapa vitamin (tiamin, biotin, dan asam pantotenat), berfungsi untuk mengaktifkan enzim tertentu, serta membantu penyimpanan dan pembebasan energi. Bahan makanan yang mengandung belerang antara lain telur, daging, susu, keju, dan sayuran.

8. Magnesium (Mg)

Magnesium terkandung dalam bahan makanan seperti padi-padian, daging, dan susu. Magnesium diperlukan oleh tubuh untuk:

  1. Respirasi intrasel
  2. Katalisator beberapa reaksi tubuh
  3. Unsur penting dalam tulang, otot, dan sel darah merah.

Kekurangan magnesium dapat mengakibatkan emosi kurang terkendali. Selain itu, dapat terjadi kerusakan ginjal dan pembuluh darah jantung.

9. Fluorin (F)

Fluorin berperan penting untuk menguatkan gigi. Kekurangan fluorin akan menyebabkan gigi gigis atau karies gigi (pembusukan atau kerusakan pada gigi). Bahan makanan yang mengandung fluorin adalah telur, susu, garam, dan ikan.

Sumber : Penerbit Erlangga. Istamar Syamsuri dkk.
Hak cipta 2007 Penerbit Erlangga
Advertisements

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

10 Jul

MAKANAN DAN KESEHATAN

Makanan merupakan faktor yang menentukan kesehatan individu. Oleh karena itu, ketika kita makan hendaknya memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan bukan hanya mengacu pada kesukaan. Kita harus tetap makan teratur meskipun sedang tidak nafsu makan. Makanan yang kurang bergizi dan waktu makan yang tidak teratur dapat menyebabkan kekebalan tubuh menurun dan kesehatan terganggu. Agar kita dapat memilih makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh, kita memerlukan pengetahuan tentang fungsi makanan, cara pengolahan, dan penyajiannya. Makanan yang bergizi sering menjadi makanan yang kurang bergizi karena cara pengolahannya keliru.

Fungsi Makanan

Setiap orang memerlukan makanan yang bergizi. Jumlah zat makanan yang kita makan tidak sama, tergantung kebutuhan tubuh.

Orang yang berkerja keras dan banyak gerak, harus cukup mengonsumsi karbohidrat. Jika pekerjaan telah selesai, jumlah karbohidrat yang dimakan dapat dikurangi. Orang yang sedang dalam masa pertumbuhan, sehabis sakit, menyusui, dan sedang hamil, memerlukan protein yang cukup.

Pada saat respirasi berlangsung di dalam sel tubuh, terjadi pembakaran atau oksidasi biologi. Oksidasi biologi adalah reaksi antara makanan dengan oksigen. oksidasi menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan itu digunakan untuk melakukan semua proses kegiatan hidup, termasuk mempertahankan suhu tubuh agar selalu tetap, yaitu sekitar 37˚C. Berbagai jenis bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat menghasilkan energi yang besarnya berbeda-beda.

Jadi, kita perlu memahami fungsi zat makanan yang kita konsumsi. Zat-zat makanan yang diperlukan tubuh antara lain karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, tubuh kita juga memerlukan air.

1. Karbohidrat sebagai Sumber Energi

Karbohidrat merupakan senyawa karbon, karena banyak mengandung unsur karbon atau C, disamping unsur-unsur hidrogen (H) dan oksigen (O). Contoh sumber karbohidrat adalah zat tepung dan gula. Zat tepung dapat diperoleh dari nasi, roti, ketela pohon, sagu, ketela rambat, kentang, jagung, dan ubi. Gula banyak terdapat dalam bentuk glukosa dan fruktosa dalam sayuran dan buah-buahan, sebagai sukrosa dalam gula putih, dan sebagai laktosa dalam susu.

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Satu gram karbohidrat menghasilkan 4,0-4,1 kilokalori. Satu kilokalori sama dengan 4,2 kilojoule, sehingga 1 gram karbohidrat menghasilkan sekitar 16,8 sampai 17,2 kilojoule. Energi yang digunakan untuk bergerak, tumbuh, mempertahankan suhu tubuh, dan berkembang biak. Energi yang diperlukan oleh setiap orang berbeda-berbeda tergantung pada usia, jenis kelamin, kegiatan yang dilakukan, dan berat badan. Orang yang bekerja keras dan banyak bergerak memerlukan banyak karbohidrat. Kelebihan karbohidrat akan disimpan dalam bentuk lemak di daerah perut, disekeliling ginjal, jantung, atau dibawah kulit yang menyebabkan tubuh menjadi gemuk.

2. Lemak sebagai Sumber Energi

Lemak adalah sumber energi yang tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori. Berdasarkan asalnya, bahan makanan yang mengandung lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati adalah lemak tumbuhan yang dapat diperoleh dari kelapa, kemiri, zaitun, berbagai tanaman kacang, dan buah avokad. Lemak hewani adalah lemak hewan yang dapat diperoleh dari keju, lemak daging, mentega, susu, ikan basah, minyak ikan, dan telur.

Fungsi lemak antara lain:

  1. Sebagai sumber energi
  2. Pelarut vitamin A, D, E, dan K
  3. Pelindung organ tubuh yang penting, misalnya mata, ginjal, jantung
  4. Pelindung tubuh terhadap suhu yang rendah, yaitu sebagai isolator di bawah kulit untuk menghindari hilangnya panas tubuh.

Lemak hewan banyak mengandung kolesterol. Kolesterol diperlukan oleh tubuh antara lain untuk menyusun membran sel dan hormon. Akan tetapi, kelebihan kolesterol dapat mengendap di dinding pembuluh darah. Endapan kolesterol menyebabkan pembuluh darah menyempit. Akbibatnya terjadi tekanan darah tinggi. Kolesterol banyak terdapat pada organ dalam hewan (jeroan, seperti usus dan babat) dan lemak hewan. Minyak tumbuhan merupakan lemak yang kolesterolnya sangat sedikit.

3. Protein untuk Pertumbuhan Sel

Berdasarkan asalnya, protein dibedakan menjadi protein hewani dan protein hewani. Protein hewani adalah protein yang diperoleh dari hewan, misalnya dari berbagai macam daging, telur, ikan, cumi-cumi, udang, susu, dan keju. Protein hewani mengandung asam amino yang lebih lengkap daripada protein nabati. Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Protein nabati dapat diperoleh dari kacang tanah, kedelai, kecap, tempe, tahu, kacang kapri, dan kacang merah. Kandungan asam amino protein nabati kurang lengkap dibandingkan dengan kandungan asam protein hewani.

Protein yang kita makan dicerna menjadi asam amino. Asam amino adalah struktur paling sederhana dari protein. Di dalam tubuh, asam amino tersebut diubah kembali menjadi protein sesuai dengan kebutuhan tubuh. Protein berfungsi untuk pertumbuhan sel, mengganti sel yang rusak atau mati, dan mengatur proses dalam tubuh. Dengan kata lain, protein merupakan zat makanan pembangun tubuh. Kekurangan protein menyebabkan pertumbuhan terhambat dan mudah terkena infeksi. Di dalam sel tubuh, protein juga dapat diubah menjadi energi. Setiap satu gram protein menghasilkan energi sebesar 4 kilokalori.

4. Vitamin untuk Melancarkan Metabolisme Darah

Vitamin adalah zat organik pelengkap makanan yang diperlukan untuk memperlancar metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh adalah proses reaksi pembentukan dan pembongkaran zat yang berlangsung di dalam tubuh. Reaksi-reaksi tersebut berjalan lancar jika ada vitamin. Akan tetapi, tubuh kita tidak mampu membuat vitamin. Vitamin diperoleh dari makanan. Oleh karena itu, makanan yang kita makan harus mengandung vitamin yang cukup. Fungsi vitamin tidak dapat digantikan oleh senyawa lain.

Vitamin dapat dikelompokkan menjadi kelompok vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B dan C.

Tubuh memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit. Akan tetapi, jika kebutuhan yang hanya sedikit itu diabaikan, akan mengakibatkan metabolisme di dalam tubuh terganggu. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan penyakit yang disebut avitaminosis. Kekurangan vitamin A menyebabkan aviaminosis A; kekurangan vitamin D menyebabkan aviaminosis D, dan seterusnya.

5. Mineral

Mineral diperlukan oleh tubuh supaya organ tubuh berfungsi dengan baik. Beberapa contoh mineral antara lain zat besi, magnesium, kalsium, natrium, dan kalium. Zat-zat tersebut dapat diperoleh dari daging, sayuran, buah-buahan, susu, dan keju. Mineral berfungsi sebagai zat penyusun tubuh, mempercepat reaksi, dan menjaga proses fisiologi tubuh.

Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, garam mineral dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu makroelemen dan mikroelemen. Makroelemen adalah unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang banyak, misalnya natrium (Na), kalsium (Ca), kalium (K), fosforus (P), magnesium (Mg), klorin (Cl), belerang (S), fluorin (F), dan iodin (I). Mikroelemen adalah unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit, misalnya mangan (Mn), kromium (Cr), kobalt (Co), molibdenum (Mo), zink (Zn), dan tembaga (Cu).

 

Sumber : Penerbit Erlangga. Istamar Syamsuri dkk.
Hak cipta 2007 Penerbit Erlangga

Upah, Jam Kerja, dan Lembur Menurut UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

8 Jul

Hai semua 🙂 Di post ini, saya akan membahas UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Harap disimak baik-baik ya.

A. Upah (Pasal 27 UU No. 13 Tahun 2003)

Upah Pokok

Imbalan dasar yang dibayarkan kepada buruh menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan perjanjian.

Tunjangan Tetap

Pembayaran teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk buruh dan keluarganya, yang dibayarkan bersamaan dengan upah pokok. Contoh: tunjangan anak, tunjangan kesehatan, tunjangan perumahan.

Tunjangan Tidak Tetap

Pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan buruh diberikan secara tidak tetap, dibayarkan tidak bersamaan dengan pembayaran upah pokok. Contoh: insentif kehadiran.

Tunjangan Hari Raya (THR)

Pendapatan yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan. Diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan lebih dengan jumlah proporsional ( masa kerja / 12 X upah sebulan);  Masa Kerja > 1 th = 1 (satu) bulan gaji.

Upah Minimum Regional

Upah terendah yang terdiri dari upah pokok, termasuk tunjangan tetap yang diterima oleh pekerja di wilayah tertentu dalam satu propinsi.

Buruh Sakit

4 (empat) bulan pertama dibayar 100%

4 (empat) bulan kedua dibayar 75%

4 (empat) bulan ketiga dibayar 50%

bulan selanjutnya dibayar 25% sebelum pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh pengusaha

 

B. Jam Kerja (Pasal 77 UU No. 13 Tahun 2003)

– 7 (tujuh) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu;

– 8 (delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu;

– Lembur adalah selebihnya dari jam kerja yang diatur dalam point di atas.

 

C. Upah Lembur

Syarat-syarat:

1. Ada persetujuan pekerja/buruh yang bersangkutan

2. Paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari dan 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu

Hari Kerja Biasa:

– Jam I = 1,5 X upah per jam

– Setiap jam berikutnya (Jam II) = 2 X upah per jam

Hari istirahat mingguan / hari raya:

– Setiap jam dalam batas 7 jam atau 5 jam apabila hari raya jatuh pada hari kerja terpendek pada salah satu hari dalam 6 hari kerja seminggu = 2 X upah per jam

– Jam I = 3 X upah per jam

– Setiap jam berikutnya (Jam II) = 4 X upah per jam

Rumus perhitungan :

Status pekerja bulanan : 1 / 173 X upah / bulan

Status pekerja harian : 3 / 20 x upah / hari

Status pekerja borongan atau dasar satuan : 1 / 7 X rata-rata kerja sehari

Rangkuman Biologi SMA 3

6 Jul

Adaptasi adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi bertujuan agar makhluk hidup tersebut dapat survive atau bertahan hidup. Adaptasi meliputi morfologi(bentuk), fisiologi, dan tingkah laku.

Langkah-langkah metode ilmiah:
1. Problem
2. Observasi
3. Hipotesis
4. Eksperimen
5. Kesimpulan
(POHEK)

Pendirian suaka margasatwa bertujuan untuk pelestarian hewan.

Tingkatan organisasi makhluk hidup:
1. Individu: satu makhluk hidup
2. Populasi: kumpulan individu sejenis
3. Komunitas: kumpulan atau gabungan makhluk hidup tidak sejenis
4. Ekosistem: gabungan komunitas dengan lingkungannya

Tubuh virus terdiri dari kapsid dan isi (RNA/DNA).

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain TBC, siphilis, gonorheae, dipteri, dan tetanus.

Polip obelia memiliki dua bentuk, yakni gonangium dan hydran. Gonangium berperan dalam prose reproduksi.

Daur hidup aurelia yakni medusa dewasa -> gamet -> zygot -> planula -> schifistoma -> polip (bertunas) -> efira (medusa muda).

Echinodermata terbagi menjadi lima kelas:
1. Asteroidea (bintang laut).
2. Echinoidea.
3. Ophiuroidea.
4. Crinoidea.
5. Holothuroidea (tripang/mentimun laut).

Vermes terbagi menjadi 3:
1. Platyhelmintes: trematoda, turbelllaria, cestoda.
2. Nemathelmintes.
3. Annelida (Gelang): oligochaeta, polichaeta, hirudinae.

Buaya memiliki sisik yang tersusun dari bahan tulang.

Macam-macam sisik pada ikan:
1. Sikloid: dijumpai pada ikan bertulang sejati/keras.
2. Stenoid: dijumpai pada ikan bertulang sejati/keras.
3. Plakoid: dijumpai pada ikan bertulang rawan.
4. Ganoid: dijumpai pada ikan bertulang rawan dan ganoidae.

Jantung pada vertebrata:
1. Ikan: jantung terbagi menjadi dua ruang, satu atrium dan satu ventrikel.
2. Amphibia: jantung terbagi tiga ruang, dua atrium dan satu ventrikel.
3. Reptilia: jantung terbagi menjadi 4 ruang, dua atrium dan dua ventrikel dengan sekat antara ventrikel kanan dan kiri belum sempurna.
4. Aves dan mammalia: jantung terbagi menjadi 4 ruang, dua atrium dan dua ventrikel.

Alat pernapasaan hewan:
1. Ikan: insang.
2. Amphibia: insang (berudu), kulit dan paru-paru (katak dewasa).
3. Reptilia, aves, dan mammalia: paru-paru.

Modifikasi lapisan kulit hewan: sisik, cula badak, kuku.

Kormophyta adalah tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun, meliputi:
1. Bryophyta (lumut).
2. Pterydophyta (paku-pakuan).
3. Spermatophyta (tumbuhan berbiji).

Lumut dan paku termasuk tumbuhan berspora. Lumut belum memiliki berkas pengangkut.

Berkas pengangkut terdiri dari:
1. Xilem, mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun.
2. Floem, mengangkut hasil fotosintesi dari daun ke batang dan akar.

Pada perendaman pangkal batang yang telah dipotong dalam larutan eosin (berwarna merah), maka jaringan yang lebih dahulu berwarna merah adalah xilem.

Batang tumbuhan monokotil tidak memiliki kambium, sementara batang tumbuhan dikotil dan gymnospermae memiliki kambium. Kambium berperan dalam pertumbuhan sekunder batang dikotil dan gymnospermae.

Jaringan fotosintesis pada daun meliputi palisade dan spons. Jaringan palisade terletak di sebelah atas spon dan memiliki klorofil lebih banyak.

Kalsium berfungsi dalam proses pembekuan darah dan pembentukan tulang.

Pencernaan zat makanan:
1. Karbohidrat -> polisakarida -> monosakarida
2. Lemak -> asam lemak dan gliserol
3. Protein -> asam amino

Vitamin dan mineral langsung diserap oleh tubuh dan tidak mengalami proses pencernaan.

Pertukaran gas pernapasan terjadi di alveolus secara difusi.

Bagian ginjal:
1. Korteks (luar): terdapat nefron (badan malphigi, tubulus proksimal, tubulus distal, tubulus kolektivus).
2. Medulla (dalam).
3. Pelvis (rongga).

Sistem reproduksi wanita:
1. Ovarium (pembentuk ovum).
2. Tuba falopii (fertilisasi).
3. Uterus/rahim (perkembangan janin).
4. Serviks/leher rahim.
5. Vagina (saluran peranakan).

Endometrium merupakan penebalan dinding rahim tempat pelekatan embrio.

Organel sel dan fungsinya:
1. Nukleus: pengendali semua aktivitas sel, termasuk reproduksi sel.
2. Mitokondria: respirasi aerob.
3. Badan golgi: organel sekresi.
4. Retikulum endoplasma kasar: saluran proten ke badan golgi.
5. Retikulum endoplasma halus: sintesis lemak.

Lisosom berfungsi untuk pencernaan intraseluler. Di dalam lisosom terdapat berbagai macam enzim hidrolisis. Lisosom banyak dijumpai pada sel darah putih manusia.

Sel-sel dapat berasal dari hasil pembelahan sel sebelumnya atau hasil perubahan sel sebelumnya.

Tahap-tahap respirasi aerob:
1. Glikolisis -> 2 ATP, 2 NADH, 2 asam piruvat.
2. Dekarboksilasi oksidatif-> 2 NADH, 2 CO2, 2 asetil KoA.
3. Siklus krebs -> 2 ATP, 2 FADH, 6 NADH, 4 CO2.
4. Transfer elektron -> 34 ATP, H2O.

Respirasi anaerob (fermentasi):
1. Alkohol: glukosa -> etanol + CO2 + 2 ATP.
2. Asam laktat: glukosa -> asam laktat + 2 ATP.
Semua tahapan respirasi melibatkan enzim.

Gas karbondioksida di atmosfer berasal dari proses respirasi, pembusukan, dan pembakaran.

Pindah silang/crossing over terjadi pada tahap profase I meiosis.

Oogenesis menghasilkan ovum dengan kromosom X. Spermatogenesis menghasilkan sperma dengan kromosom sel X atau Y.

Serbuk sari (mikrospora = n) berasal dari hasil pembelahan meiosis mikrosporosit (2n). Serbuk sari angiospermae memiliki tiga inti: inti vegetatif, inti generatif I, dan inti generatif II. Serbuk sari gymnospermae hanya memiliki 1 inti.

Louis Pasteur menumbangkan teori abiogenesis dengan percobaan yang menggunakan tabung dengan pipa berbentuk leher angsa.

Pada percobaan Stanley Miler dimasukkan gas H2O, NH3, H2 dan CH4 sehingga menghasilkan senyawa asam amino.

Tokoh evolusi antara lain:
1. Lamarck: evolusi terjadi karena adanya proses adaptasi.
2. C. Darwin: evolusi terjadi karena seleksi alam.

Homolog adalah organ dengan asal sama tetapi fungsi berbeda, misal: kaki kuda dengan sayap burung. Analog adalah organ yang memiliki fungsi sama, misal sayap kupu-kupu dan sayap burung.

Penyakit yang terpaut kromosom Y pada ayah akan diturunkan ke anak laki-laki. Sifat yang terpaut kromosom X pada ayah senantiasa diturunkan pada semua anak perempuan.

Pautan/tautan seks adalah gen-gen yang terletak di kromosom seks X dan Y. Pautan seks X, misal buta warna dan hemofilia. Pautan seks Y, misal hipertrikosis dan hysteryx gravio.

Persamaan dan perbedaan DNA dan RNA:
1. DNA dan RNA tersusun oleh nukleotida.
2. DNA gula deoksiribosa, RNA gula ribosa.
3. DNA basa nitrogennya A,G,T, S. RNA basa nitrogennya A,G,U,S.
4. DNA rantai ganda panjang. RNA rantai tunggal pendek. RNA terdiri dari RNAd, RNAt, RNAr.

Transkripsi adalah proses pencetakan RNA duta yang berperan membawa informasi berupa kodon (kode-kode asam amino) yang akan diproses lebih lanjut dengan translasi.

Rekayasa genetika membutuhkan tiga faktor:
1. Enzim: restriksi endonuklease, ligase.
2. Vektor (pembawa gen): virus, plasmid.
3. Agen: bakteri, tumbuhan.

Gen pembentuk insulin pada sel pankreas manusia dapat disisipkan pada plasmid bakteri dengan teknik penyisipan gen/ rekombinasi DNA/ transplantasi gen/ genetic engineering/ rekayasa genetika.

Protein sel tunggal berasal dari jamur, bakteri, alga hijau dan alga biru.

Hibridoma adalah penggabungan dua sel yang berbeda. Penggabungan sel leukosit + sel kanker -> sel hibridoma (menghasilkan antibodi monoklanal).

Nilai osmosis sel akan semakin tinggi dengan urutan: epidemis -> korteks -> perikambium.

Biosfer merupakan ekosistem satu bumi. Atmosfer merupakan tempat pembentukan asam amino yang akan jatuh ke lautan dan terbentuk makhluk hidup tertentu.

Rangkuman Biologi SMA 2

5 Jul

Aghnata berarti tidak memiliki rahang. Kelompok hewan aghnata sudah memiliki tulang belakang (vertebrata).

Suhu tubuh katak berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungan (poikiloterm), ini dikarenakan katak belum memiliki pengatur suhu tubuh (termostat) pada otaknya.

Meskipun burung terbang, pengambilan udara tetap dilakukan oleh parabronki pada paru-paru (pulmo), kantong udara (saccus pneumaticus) hanya membantu menyimpan udara dan mendorongnya ke paru-paru ketika burung sedang terbang.

Kloaka merupakan muara tiga saluran yakni saluran pencernaan, saluran ekskresi, dan saluran reproduksi. Pada kura-kura, kloaka juga berfungsi dalam pertukaran gas pernapasan karena kura-kura memiliki karapaks yang berat menyebabkan kura-kura sulit dalam melakukan pernapasan dada dan perut.

Fermentasi pada lambung ruminansia terjadi pada rumen dan retikulum karena pada ruangan terdapat mikroorganisme selulolitik yang dapat mencerna selulosa menjadi asam lemak rantai pendek (asetat, propionat, butirat), kemudian makanan dimuntahkan kembali ke mulut. Setelah ditelan kedua kali makanan akan melewati omasum dan di lambung asam (obamasum) yang sama dengan lambung manusia.

Yang kita sebut sebagai tumbuhan lumut adalah bagian gametofitnya.
1. Protonema: hasil perkembangan dari spora lumut.
2. Prothalium: gametofit dari tumbuhan paku.
3. Sporofil: daun bersporangium paku.

Jenis spora:
1. Homospora:
menghasilkan satu jenis spora yang akan berkembang menjadi gametofit yang berumah satu (monoceus).
2. Heterospora: menghasilkan dua jenis spora. Mikrospora berkembang menjadi mikroprotalium yang hanya memiliki anteridium. Makrospora berkembang menjadi makroprotalium
yang memiliki arkegonium.
3. Spora peralihan: menghasilkan dua jenis spora yang berukuran sama namun akan menjadi protalium yang memiliki anteridium saja atau arkegonium saja.

Jaringan pada tumbuhan:
1. Parenkim merupakan jaringan dasar yang memiliki kemampuan regenerasi menjadi sel-sel meristem.
2. Epidermis merupakan lapisan terluar yang berfungsi sebagai jaringan pelindung.
3. Korteks adalah lapisan di antara stele dan epidermis yang terisi penuh dengan jaringan dasar.
4. Jaringan meristem berperan pada pertumbuhan ke arah samping.
5. Perikambium berfungsi pada pembentukan cabang pada tumbuhan.

Endosperma bersifat triploid (3n) karena merupakan hasil fertilisasi inti sperma II (n) dan inti kutub (2n) pada kandunglembaga yang nantinya akan berfungsi sebagai
cadangan makanan untuk embrio (2n) hasil fertilisasi dari inti sperma I (n) dan ovum (n). Peristiwa ini disebut fertilisasi ganda.

Stomata selain berfungsi sebagai tempat pertukaran gas CO2 dan O2 juga sebagai tempat penguapan air yang disebut transpirasi.

Pada tumbuhan angiospermae (biji tertutup):
1. Terjadi fertilisasi ganda yang menghasilkan zigot dan endosperm.
2. Bakal biji terbungkus oleh daun buah (carpel) oleh karena itu disebut tumbuhan berbiji tertutup.
3. Memiliki dua kelas: monokotil (berkeping biji satu) dan dikotil (berkeping biji 2).
4. Daun tumbuhan angiospermae pada umumnya bertulang daun sejajar (pada monokotil) dan menyirip atau menjari (pada dikotil).

Eliminasi adalah pembuangan zat yang dapat berupa: pertukaran gas O2 dan CO2, transpirasi H2O pada stomata, gutasi atau penetasan air pada daun disebabkan tekanan
akar. Sedangkan pada proses pengeluaran terpentin dan getah perca adalah peristiwa sekresi yang diperuntukkan untuk penyembuhan luka.

Simplas adalah peristiwa pengangkutan air yang melalui sitoplasma dan plasmodesmata. Sedangkan apoplas adalah pengangkutan air yang melalui ruang antarsel.
Pengangkutan vaskuler air dilakukan oleh berkas pengangkutan xilem sedangkan ekstravaskuler berarti di luar berkas pengangkut.

Lapisan nutfah primer:
1. Ektoderm: lapisan terluar yang akan menjadi kulit, sistem saraf dan alat indra.
2. Mesoderm: lapisan tengah yang akan menjadi otot, tulang, dan jaringan ikat.
3. Endoterm: lapisan dalam yang akan menajadi lapisan dalam hati, pankreas, paru-paru, dan saluran pencernaan.

Fungsi sistem otot ad;ah untuk pergerakan aktif, sedangkan sistem rangka berfungsi sebagai alat gerak pasif.

Kelenjar dan hormon:
1. Kelenjar anak ginjal atau adrenalin menghasilkan hormon adrenalin yang menyebabkan detak jantung dan pernapasan lebih cepat.
2. Langerhans pada pankreas mengeluarkan insulin dan glukagon yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.
3. Epifisif pada diensafalon mengeluarkan hormon melatonin yang mengatur selera dan bioritme.
4. Hipofisis terletak pada bagian inferior hipotalamus diensafalon mengeluarkan banyak hormon; pada bagian anterior menghasilkan hormon ACTH, TSH, GH, gonadotropin dan
prolaktin, sedang pada bagian posterior menghasilkan hormon yang berasal dari hipotalamus, yakni ADH dan oksitosin.

Jumlah sel leukosit normal adalah 5000-10000 permikroliter:
1. Leukositosis adalah kelainan dimana jumlah sel darah putih terlalu tinggi.
2. Leukimia (kanker darah) adalah kanker jaringan hemopetik yang menyebabkan jumlah leukosit yang beredar dalam darah sangat tinggi.
3. Leukopenia adlah kelainan jumlah sel darah putih yang terlalu rendah.
4. Sianosi adalah birunya kulit akibat kekurangan oksigen dalam darah.

Spesies baru dapat terbentuk melalui proses:
1. Isolasi: menyebabkan populasi terpisah dan tidak dapat saling mengawini sehingga perubahan gen suatu populasi tidak dapat diikuti pertukaran gen oleh populasi lain.
2. Domestikasi (penjinakan): seleksi buatan di mana sifat-sifat yang menguntungkan bagi manusia dipertahankan sedang yang merugikan dibuang.
3. Mutasi: perubahan gen yang dapat bersifat menurun.
4. Seleksi alam: menyeleksi individu-individu yang memiliki fenotif sesuai lingkungan sehingga pada lingkungan berbeda masing-masing populasi akan berkembang sesuai
dengan adaptasi terhadap lingkungannya

Autogami merupakan perkawinan sendiri tidak dapat membantu spesies baru.

Kaldu yang dibiarkan terbuka pada labu akan terlihat keruh karena mikroorganisme yang berasal dari udara dapat tumbuh pada kaldu.

Biodegradasi adalah penguraian senyawa-senyawa yang sulit terurai secara alami dengan menggunakan jasa mikroorganisme. Contoh pengurai minyak Alcanivorax borkumensis.

Istilah pada pembuahan:
1.Anitibodi monoklanal dihasilkan sel-sel dikultur dari saru klon sel. Satu klon sel tersebut terbentuk dari peleburan (fusi) sel limfosit B yang menghasilkan antibodi
dan sel kanker (myeloma). Sehingga manghasilkan antibodi yang sama dan bekerja lebih spesifik untuk melawan satu jenis antigen.
2. Zigot adalah hasil peleburan sperma dan ovum.
3. Sel yang diklon: satu sel yang dikulturkan.
4. Sel hasil rekombinasi: sel hasil gabungan dua atau lebih sel yang berbeda secara genetis.
5. Khimera: hewan yang berasal dari dua atau lebih sel yang berbeda secara genetis, di mana sel-sel tersebut seharusnya menjadi zigot yang berbeda. Sel-sel yang secara
genetis berbeda tersebut menyusun satu individu dan masih mempertahankan sifat-sifatnya.

Teori kehidupan dan pendukungnya:
1. Teori abiogenesis didukung oeh Aristoteles, John Nedham, Antonie van Louwenhok.
2. Teori biogenesis didukung oleh Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, Louis Pasteur.
3. Teori evolusi kimia didukung oleh Alexander Oparin, Harold Urey, Stanley Miller.

Fosil yang lengkap ditemukan adalah fosil nenek moyang kuda.
1. Eohippus/hyrcotherium (eosin: 58 juta tahun lalu).
2. Misohippus (oligosin: 36 juta tahun lalu).
3. Merryppus (miosin: 25 juta tahun lalu).
4. Pliohippus (piosin: 13 juta tahun lalu).
5. Equus (pleistosin: 2 juta tahun lalu).

Rangkuman Biologi SMA

4 Jul

Ciri-ciri makhluk hidup:

  • Regulasi: pengaturan proses dalam sel
  • Pertumbuhan: penambahan volume sel
  • Respirasi: pembentukan energi melalui penguraian zat makanan
  • Sintesis: penyusunan zat pembentuk protoplasma sel
  • Ekskresi: pengeluaran zat sisa metabolisme

Insektisida sangat sulit terurai di lingkungan dan dapat masuk ke dalam tubuh makhluk hidup. Di dalam tubuh terjadi akumulasi (bioakumulasi) dan jika masuk ke dalam rantai makanan akan tertimbun pada puncak rantai makanan (biomagnifikasi).

Daerah fotik adalah daerah yang masih terkena sinar matahari. Jika bagian dasar masih terkena matahari disebut daerah litoral dan daerah yang terkena sinar matahari tetapi tidak sampai ke bagian dasar disebut daerah limnetik. Karena masih terdapat sinar matahari dan senyawa CO2 maka organisme fotosintetik (produsen) dapat hidup di daerah ini.

Vegetasi pantai yang beradaptasi dengan hamparan gelombang adalah tumbuhan bakau dengan membentuk geragih yang panjang dan memiliki akar pena yang kuat.

Bagian-bagian sel:

  • Lisosom: organel yang mengandung enzim-enzim hidrolitik, berfungsi dalam proses pencernaan intraseluler.
  • Ribosom: organel yang tersusun atas rRNA dan granula protein tempat proses penerjemahan kodon mRNA (translasi) pada proses sintesis protein.
  • Kloroplas: organel tempat berlangsungnya proses fotosintesis.
  • Badan golgi: organel tempat sintesis karbohidrat, beberapa jenis lemak, dan penyelesaian akhir sintesis protein dan glikoprotein.
  • Inti sel (nukleus): tempat kromosom dan pusat pengendali genetik.
  • Retikulum endoplasma: tempat sintesis steroid dan lipid lainnya, detoksifikasi alkohol, dan pembentukan membran sel. RE kasar sebagai tempat pembentukan fosfolipid dan protein membran plasma.
  • Plasmodesmata: bagian membran sel pada sel tumbuhan yang tidak berdinding yang menghubungkan sel-sel tumbuhan.

Pembentukan glukosa terjadi pada reaksi gelap (fiksasi CO2) dan terjadi pada matriks kloroplast (stroma), sedangkan pada granum yang merupakan tumpukan kantong tilakoid yang berlapis-lapis terjadi reaksi terang (fotolisis air).

Kerja enzim dipengaruhi oleh:

  • Suhu: semakin tinggi suhu semakin mempercepat suatu reaksi kimia, namun enzim merupakan protein yang dapat rusak apabila suhu terlalu tinggi sehingga enzim memiliki suhu optimum.
  • pH: karena tiap enzim merupakan protein dengan komposisi asam amino berbeda dan berbentuk tiga dimensi yang distabilkan ikatan hidrogen maka aktivitas katalitiknya dipengaruhi pH.
  • Substrat: enzim bekerja secara spesifik pada substrat tertentu dan semakin banyak konsentrasi substrat akan mempercepat kerja enzim pada level tertentu.

Perbedaan pembelahan mitosis dan meiosis:

  • Jumlah pembelahan pada mitosis satu kali, sementara meiosis dua kali.
  • Jumlah sel anak pada mitosis adalah dua, sementara meiosis empat.
  • Tempat pembelahan mitosis pada sel somatis, sementara meiosi pada gonad.
  • Set kromosom anak pada mitosis diploid (2n), sementara meiosis haploid (n).
  • Sifat sel anak pada mitosis identik dengan sel induk, sementara meiosis berbeda dengan sel induk.

Bakteriophage adalah sebutan bagi virus yang menyerang bakteri.

Penyusun dinding sel tumbuhan adalah selulosa, pektin, lignin. Sementara penyusun dinding sel jamur adalah kitin.

Konjugasi hifa (+) dan hifa (-) membentuk zigosporangium yang akan menghasilkan zigospora.

Alga biru/sinofita/sianobakteri merupakan:

  • Organisme prokariotik: tidak memiliki membran inti (karioteka)
  • Bersifat fototrop: memiliki klorofil (pigmen fotosintesis) sehingga mampu melakukan fotosintesis
  • Berwarna biru merupakan akibat adanya pigmen fikosianin. Antosianin adalah pewarna pada bunga.

Cacing yang berguna dalam menyuburkan tanah adalah cacng tanah (Lumbricus terestris) termasuk anggota kelas oligochaeta (sedikit seta/rambut) anggota phylum annelida (cacing gelang).

Annelida lain: kelas polychaeta (banyak seta/rambut) contohnya kelabang laut (Nerevis virens).

Anggota cacing pipih (plathyhelminthes):

  • Kelas tubelaria: Pseudoceros dimidiatus
  • Kelas trematoda: cacing hati manusia (Clonorchis sinensis)
  • Kelas cestoda: cacing pita sapi (Taenia saginata)

Kutu buku (Lepisma sacarina) tidak mengalami fotosintesis (ametabola).

Lebah (Apis indica) ordo hymenoptera mengalami metamorfosis sempurna.

Lipas (Peryplaneta americana) ordo ortoptera mengalami metamorfosis sempurna.

Nyamuk bergenus Anopheles/Aedes/Culex berordo diptera mengalami metamorfosis sempurna.