Tag Archives: makanan

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

10 Jul

MAKANAN DAN KESEHATAN

Makanan merupakan faktor yang menentukan kesehatan individu. Oleh karena itu, ketika kita makan hendaknya memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan bukan hanya mengacu pada kesukaan. Kita harus tetap makan teratur meskipun sedang tidak nafsu makan. Makanan yang kurang bergizi dan waktu makan yang tidak teratur dapat menyebabkan kekebalan tubuh menurun dan kesehatan terganggu. Agar kita dapat memilih makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh, kita memerlukan pengetahuan tentang fungsi makanan, cara pengolahan, dan penyajiannya. Makanan yang bergizi sering menjadi makanan yang kurang bergizi karena cara pengolahannya keliru.

Fungsi Makanan

Setiap orang memerlukan makanan yang bergizi. Jumlah zat makanan yang kita makan tidak sama, tergantung kebutuhan tubuh.

Orang yang berkerja keras dan banyak gerak, harus cukup mengonsumsi karbohidrat. Jika pekerjaan telah selesai, jumlah karbohidrat yang dimakan dapat dikurangi. Orang yang sedang dalam masa pertumbuhan, sehabis sakit, menyusui, dan sedang hamil, memerlukan protein yang cukup.

Pada saat respirasi berlangsung di dalam sel tubuh, terjadi pembakaran atau oksidasi biologi. Oksidasi biologi adalah reaksi antara makanan dengan oksigen. oksidasi menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan itu digunakan untuk melakukan semua proses kegiatan hidup, termasuk mempertahankan suhu tubuh agar selalu tetap, yaitu sekitar 37˚C. Berbagai jenis bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat menghasilkan energi yang besarnya berbeda-beda.

Jadi, kita perlu memahami fungsi zat makanan yang kita konsumsi. Zat-zat makanan yang diperlukan tubuh antara lain karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, tubuh kita juga memerlukan air.

1. Karbohidrat sebagai Sumber Energi

Karbohidrat merupakan senyawa karbon, karena banyak mengandung unsur karbon atau C, disamping unsur-unsur hidrogen (H) dan oksigen (O). Contoh sumber karbohidrat adalah zat tepung dan gula. Zat tepung dapat diperoleh dari nasi, roti, ketela pohon, sagu, ketela rambat, kentang, jagung, dan ubi. Gula banyak terdapat dalam bentuk glukosa dan fruktosa dalam sayuran dan buah-buahan, sebagai sukrosa dalam gula putih, dan sebagai laktosa dalam susu.

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Satu gram karbohidrat menghasilkan 4,0-4,1 kilokalori. Satu kilokalori sama dengan 4,2 kilojoule, sehingga 1 gram karbohidrat menghasilkan sekitar 16,8 sampai 17,2 kilojoule. Energi yang digunakan untuk bergerak, tumbuh, mempertahankan suhu tubuh, dan berkembang biak. Energi yang diperlukan oleh setiap orang berbeda-berbeda tergantung pada usia, jenis kelamin, kegiatan yang dilakukan, dan berat badan. Orang yang bekerja keras dan banyak bergerak memerlukan banyak karbohidrat. Kelebihan karbohidrat akan disimpan dalam bentuk lemak di daerah perut, disekeliling ginjal, jantung, atau dibawah kulit yang menyebabkan tubuh menjadi gemuk.

2. Lemak sebagai Sumber Energi

Lemak adalah sumber energi yang tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori. Berdasarkan asalnya, bahan makanan yang mengandung lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati adalah lemak tumbuhan yang dapat diperoleh dari kelapa, kemiri, zaitun, berbagai tanaman kacang, dan buah avokad. Lemak hewani adalah lemak hewan yang dapat diperoleh dari keju, lemak daging, mentega, susu, ikan basah, minyak ikan, dan telur.

Fungsi lemak antara lain:

  1. Sebagai sumber energi
  2. Pelarut vitamin A, D, E, dan K
  3. Pelindung organ tubuh yang penting, misalnya mata, ginjal, jantung
  4. Pelindung tubuh terhadap suhu yang rendah, yaitu sebagai isolator di bawah kulit untuk menghindari hilangnya panas tubuh.

Lemak hewan banyak mengandung kolesterol. Kolesterol diperlukan oleh tubuh antara lain untuk menyusun membran sel dan hormon. Akan tetapi, kelebihan kolesterol dapat mengendap di dinding pembuluh darah. Endapan kolesterol menyebabkan pembuluh darah menyempit. Akbibatnya terjadi tekanan darah tinggi. Kolesterol banyak terdapat pada organ dalam hewan (jeroan, seperti usus dan babat) dan lemak hewan. Minyak tumbuhan merupakan lemak yang kolesterolnya sangat sedikit.

3. Protein untuk Pertumbuhan Sel

Berdasarkan asalnya, protein dibedakan menjadi protein hewani dan protein hewani. Protein hewani adalah protein yang diperoleh dari hewan, misalnya dari berbagai macam daging, telur, ikan, cumi-cumi, udang, susu, dan keju. Protein hewani mengandung asam amino yang lebih lengkap daripada protein nabati. Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Protein nabati dapat diperoleh dari kacang tanah, kedelai, kecap, tempe, tahu, kacang kapri, dan kacang merah. Kandungan asam amino protein nabati kurang lengkap dibandingkan dengan kandungan asam protein hewani.

Protein yang kita makan dicerna menjadi asam amino. Asam amino adalah struktur paling sederhana dari protein. Di dalam tubuh, asam amino tersebut diubah kembali menjadi protein sesuai dengan kebutuhan tubuh. Protein berfungsi untuk pertumbuhan sel, mengganti sel yang rusak atau mati, dan mengatur proses dalam tubuh. Dengan kata lain, protein merupakan zat makanan pembangun tubuh. Kekurangan protein menyebabkan pertumbuhan terhambat dan mudah terkena infeksi. Di dalam sel tubuh, protein juga dapat diubah menjadi energi. Setiap satu gram protein menghasilkan energi sebesar 4 kilokalori.

4. Vitamin untuk Melancarkan Metabolisme Darah

Vitamin adalah zat organik pelengkap makanan yang diperlukan untuk memperlancar metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh adalah proses reaksi pembentukan dan pembongkaran zat yang berlangsung di dalam tubuh. Reaksi-reaksi tersebut berjalan lancar jika ada vitamin. Akan tetapi, tubuh kita tidak mampu membuat vitamin. Vitamin diperoleh dari makanan. Oleh karena itu, makanan yang kita makan harus mengandung vitamin yang cukup. Fungsi vitamin tidak dapat digantikan oleh senyawa lain.

Vitamin dapat dikelompokkan menjadi kelompok vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B dan C.

Tubuh memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit. Akan tetapi, jika kebutuhan yang hanya sedikit itu diabaikan, akan mengakibatkan metabolisme di dalam tubuh terganggu. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan penyakit yang disebut avitaminosis. Kekurangan vitamin A menyebabkan aviaminosis A; kekurangan vitamin D menyebabkan aviaminosis D, dan seterusnya.

5. Mineral

Mineral diperlukan oleh tubuh supaya organ tubuh berfungsi dengan baik. Beberapa contoh mineral antara lain zat besi, magnesium, kalsium, natrium, dan kalium. Zat-zat tersebut dapat diperoleh dari daging, sayuran, buah-buahan, susu, dan keju. Mineral berfungsi sebagai zat penyusun tubuh, mempercepat reaksi, dan menjaga proses fisiologi tubuh.

Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, garam mineral dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu makroelemen dan mikroelemen. Makroelemen adalah unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang banyak, misalnya natrium (Na), kalsium (Ca), kalium (K), fosforus (P), magnesium (Mg), klorin (Cl), belerang (S), fluorin (F), dan iodin (I). Mikroelemen adalah unsur-unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit, misalnya mangan (Mn), kromium (Cr), kobalt (Co), molibdenum (Mo), zink (Zn), dan tembaga (Cu).

 

Sumber : Penerbit Erlangga. Istamar Syamsuri dkk.
Hak cipta 2007 Penerbit Erlangga

7 Jenis Makanan Peningkat Konsentrasi dan Memori Otak

27 Jun

Semua makanan di dunia ini sangat berpengaruh terhadap badan kita, termasuk cara kerja otak kita. Kaitannya, sebuah penelitian mengatakan bahwa kualitas makanan yang kita makan setiap harinya sangat berpengaruh terhadap daya ingat dan konsentrasi kita.

Terdapat sekitar 100 miliar sel neuron yang ada di dalam otak kita dan mengontrol semua bagian fungsi tubuh kita. Tentunya mereka membutuhkan serangkaian makanan bernutrisi dan memiliki kriteria tertentu untuk memenuhi kelancaran dan power supply setiap harinya. Sel otak tersebut membutuhkan energi yang cukup tinggi, yakni mewakili 20% dari metabolism dasar kita.

Berikut adalah peran makanan dalam kesehatan ingatan kita dan beberapa makanan yang dapat meningkatkan baik daya ingat kita dan tingkat konsentrasi kita:

1. Makan makanan seimbang

Glukosa yang disediakan oleh darah adalah bahan bakar utama otak adalah glukosa. Setiap hari otak membutuhkan glukosa, bahkan jika kita kekurangan glukosa yang notabene nya prioritas pada bahan bakar maka akan mengganggu kelancaran fungsinya.

Beberapa makanan untuk meningkatkan daya ingat yang baik antara lain: Roti, biskuit, pasta, nasi, kentang, buah-buahan, jus dan sayuran. Jika teratur mengkonsumsi makanan tersebut, berglukosa cukup untuk tubuh, maka hal tersebut bisa meningkatkan memori. Karena pasokan utama otak adalah glukosa.

Kapan kita sebaiknya mencukupi otak dengan glukosa agar berfungsi dengan baik? Sarapan. Mengapa sarapan? Padahal sebagian besar penduduk bumi akhir-akhir ini sering mengabaikan sarapan. Taukah Anda? Sarapan merupakan kebutuhan awal energi, dan penelitian terbaru mengungkapkan bahwa hal tersebut memberikan kontribusi untuk kinerja mental yang baik. Studi tersebut melibatkan anak-anak dan remaja. Dengan sarapan mereka dapat memiliki kondisi yang siap untuk memori juga kinerja yang lebih baik di sekolah.

Begitupun orang dewasa, konsumsi secara teratur makanan pada “jam-jam” makan tertentu akan meningkatkan konsentrasi memori yang lebih baik dan serta terjadi peningkatan kinerja kerja.

2. Waspadalah terhadap diet

Dewasa ini banyak wanita ingin memiliki tubuh yang ideal, yaitu dengan cara “diet.” Kadang mereka diet terlalu ketat hingga menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan. Salah satu gejala utama efek dari diet ketat tersebut adalah gangguan neurologis yang parah, seperti: kehilangan memori, kurang konsentrasi, lemah, bad mood, dan lain sebagainya.

Diet yang dilakukan para wanita menyebabkan pola makan menjadi tidak seimbang, yakni menncakup berbagai makanan dalam jumlah proporsi yang benar. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan vitamin yang diperlukan, serta “glukosa” yang amat penting bagi memori, hingga berkurang drastis. Inilah salah satu alasan yang perlu dipertimbangkan jikalau ingin melakukan program diet yang terlalu ketat, jangan sampai hal ini menjadi pemacu yang berbahaya bagi tubuh Anda sendiri.

3. Mengganti cairan tubuh

Sebagai manusia, hidrasi yang memadai merupakan kebutuhan prioritas bagi tubuh. Sayangnya, manusia hampir mengabaikan hal penting dilakukan ini. Banyak berbagai alternatif mencakup untuk memadai jumlah cairan yang dibutuhkan oleh tubuh, yakni: kopi, teh, jus, sirup, buah-buahan, hingga sayur mayur yang kaya akan cairan segar dan sehat.

Untuk buah-buahan dan sayuran, tubuh harus konsumsi setinggi 70-80% dari berat badan kita. Hidrasi ini sangat penting karena hasil penelitian membuktikan: jika kekurangan 3% dehidrasi (yaitu kurang dari 250 ml) dalam tubuh, maka akan berpengaruh terhadap kurangnya konsentrasi, daya ingat yang melemah, dan mengurangi kinerja aktivitas kita sehari-hari.

4. Vitamin

Vitamin B adalah vitamin yang sangat berkontribusi terhadap aktivitas fungsi sistem saraf, yakni memfasilitasi transfer impuls saraf, terutama vitamin B6, B12, dan asam folat. Makanan yang kaya akan vitamin B antara lain: produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran berdaun hijau.

Beberapa tambahan lainnya, yaitu: vitamin antioksidan seperti E dan C, dapat meningkatkan memori dengan memperlambat penuaan sel-sel otak. Makanan kaya vitamin E adalah minyak zaitun dan minyak biji. Sumber penting dari vitamin C adalah jeruk, kiwi, blackberry dan stroberi.

Jadi, jangan abaikan vitamin yang sangat mendukung aktivitas Anda. Sebisa mungkin penuhi dan jangan malas untuk konsumsi makanan yang mengandung vitamin yang dibutuhkan otak Anda.

5. Ikan berlemak

Apakah kalian tahu daging merah atau hal semacamnya? Daging merah atau dikenal dengan sosis merupakan makanan yang kaya akan lemak jenuh juga kardiovaskular yang produsen ciptakan. Fakta lain menunjukkan bahwa sosis atau daging merah mengurangi kapasitas kenerja intelektual.

Solusi untuk mengurangi konsumsi sosis adalah memperbanyak makan ikan, terutama ikan berminyak seperti: salmon, trout, dan tuna. Jenis-jenis ikan tersebut merupakan sumber yang sangat baik dari omega-3 asam lemak. Fakta omega- 3 adalah untuk meningkatkan memori dan melindungi sel-sel otak dari kerusakan.

6.  Mengontrol kadar zat besi

Zat Besi adalah nutrisi penting bagi tubuh kita. Jika mengalami kekurangan zat besi ini, terutama jika anemia, akan mempengaruhi fungsi kognitif, yaitu memori dan kemampuan otak untuk berkonsentrasi. Zat besi terdapat pada makanan sayur mayur. Jadi, cukupi zat besi dengan konsumsi sayur yang diperlukan oleh otak.

7. Coklat

Coklat merupakan makanan yang paling disukai oleh kebanyakan manusia. Ternyata dari hasil dari penelitian menunjukkan manfaat dari cokelat sendiri, yakni: meningkatkan produksi endorphin, zat yang menyebabkan mood lebih baik dan merangsang memori. Selain itu, cokelat juga mengandung jumlah moderat kafein, untuk meningkatkan suasana hati kita.

Namun berhati-hatilah, konsumsi coklat terlalu banyak dapat menyebabkan penambahan berat badan signifikan karena cokelat memiliki kalori tinggi. Untuk mengantisipasi keadaan ini, cokelat yang kaya akan Kakao cukup memberikan solusi ideal dan sehat.