Advertisements
Archive | May, 2013

Solusi: Implementasi Thread Pada Perhitungan Matriks (Sistem Operasi)

28 May

Tujuan
• Mahasiswa memahami konsep pembuatan thread pada lingkungan UNIX
• Mahasiswa mampu memanfaatkan API Posix Thread untuk membuat dan mengatur thread
• Meningkatkan kemampuan pemrograman bahasa C

Deskripsi
Thread adalah unit terkecil dari proses yang dapat dieksekusi oleh CPU. Satu proses dapat terdiri dari beberapa
thread. Pada lingkungan UNIX, thread dapat dibuat dan diatur dengan menggunakan API Posix Thread. Pada
tugas kedua ini Anda diminta untuk membuat program perkalian matriks yang ada pada buku Operating Systems
Concepts 8th Edition, halaman 178 atau buku Operating Systems Concepts Essential, halaman 170. Program yang
dibuat adalah dengan menggunakan bahasa C dan API Posix Thread.

Solusi dalam C


#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <pthread.h>
#define M 3
#define K 2
#define N 3

void *runner (void *param);

int A [M][K] = { {1,4}, {2,5}, {3,6} }; // Array ukuran M*K (3 baris 2 kolom)
int B [K][N] = { {8,7,6}, {5,4,3} }; // Array ukuran K*N (2 baris 3 kolom)
int C [M][N]; // Array ukuran M*N (3 baris 3 kolom)

/* Structure untuk mem-passing data ke thread */
struct v
{
 int i; // Menunjukkan baris
 int j; // Menunjukkan kolom
};

int main()
{
 pthread_t tid [M*N]; // Array of thread bernama tid dengan size M*N = 3*3 = 9
 int i; // Menunjukkan baris
 int j; // Menunjukkan kolom
 int indeks; // Menunjukkan indeks pada array of thread

 for (i = 0; i < M; i++)
 {
 for (j = 0; j < N; j++)
 {
 struct v *data = (struct v*) malloc (sizeof (struct v)); // Membuat objek structure v bernama data
 // dengan mengalokasikan memori sebesar size dari structure v
 data -> i = i; // Mengeset nilai i pada objek structure v bernama data dengan nilai i
 data -> j = j; // Mengeset nilai j pada objek structure v bernama data dengan nilai j
 pthread_create (&tid[indeks++], NULL, runner, (void *) data); // Membuat thread pada array of thread tid pada indeks ke-indeks
 // dengan memanggil fungsi runner dengan parameter data
 }
 }

 for (indeks = 0; indeks < M*N; indeks++)
 {
 pthread_join (tid[indeks], NULL); // Menggabungkan thread-thread yang ada
 }

 /* Mencetak hasil perkalian 2 Matriks */
 printf ("Hasil:\n");
 for (i = 0; i < M; i++)
 {
 for (j = 0; j < N; j++)
 {
 printf ("%d", C[i][j]); // Output matriks C baris i kolom j
 }
 printf ("\n");
 }
}

/* Fungsi untuk melakukan perkalian 2 matriks */
void *runner (void *param)
{
 struct v *par = (struct v*) param; // Mengeset objek structure v bernama par dengan param
 int h; // Variabel looping
 int i = par -> i; // Mengeset nilai i dengan nilai i pada par
 int j = par -> j; // Mengeset nilai j dengan nilai j pada par
 int hasil = 0; // Menunjukkan hasil perhitungan matriks

 for (h = 0; h < K; h++)
 {
 hasil += A[i][h] * B[h][j]; // Hasil didefiniskan dengan menambahkan semua hasil perkalian baris i kolom h dengan baris h kolom j
 C[i][j] = hasil; // Mengeset nilai matriks C pada baris i dan kolom j dengan hasil
 }
}

Advertisements

Contoh Critique Paper: Analisis dan Perancangan Teknologi pada Robot Sepakbola

28 May

Critique a research article related to Computer Science

Course: Scientific Writing

Judul Analisis dan Perancangan Teknologi pada Robot Sepakbola
Authors Tony(1) dan Wisnu Jatmiko(2)
Institusi (1)Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Tarumanegara, Indonesia

(2)Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia

Sumber Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Volume 3-No.1-Februari 2010. ISSN 1979 – 0732.

Jurnal ini merupakan jurnal tentang analisis dan perancangan sebuah teknologi robotik khususnya teknologi robotik dan kecerdasan buatan dalam robot sepak bola. Hal ini diangkat oleh author karena ketertarikan dalam dunia robotik dan kecerdasan buatan dan pertandingan sepak bola dianggap sebuah tantangan baru dalam mengembangkan dunia robotik. Selanjutnya author membagi membagi menjadi dua masalah utama dalam penilitan ini, yaitu pertama berkenaan dengan perancangan stategi robot soccer yang dapat mencakup semua kemungkinan posisi robot dilapangan. Permasalahan kedua terkait dengan pengaturan robot-robot sehingga robot dapat bekerjasama dengan robot lain dalam satu tim.

Dalam jurnal ini author menggunakan pendekatan eksperimen untuk meyelesaikan kedua masalah utamanya. Author juga menggunakan algoritma pergerkan pemain yang menerapkan kecerdasan buatan dalam pertandingan sepak bola antar robot ini sehingga robot-robot dapat bertanding secara otomatis tanpa perintah langsung dari manusia. Dalam jurnal ini author memfokuskan penilitian dalam simulasi 2D. Selain itu dalam eksperimen ini author melibatkan tujuh tim untuk setiap tim akan mensimulasikan pertandingan selama sepuluh kali untuk setiap pertandingan dan setiap pertandingan berjalan selama lima menit.

Dari hasil eksperimen author menyimpulkan bahwa eksperimen telah berhasil dilakukan dengan dengan mengembangkan simulasi pertandingan antar robot dengan strategi permainan menggunakan pemetaan dengan berbasiskan system koordinat Cartesius. Hasil eksperimen juga menunjukkan nilai persentase yang rendah tidak selalu berarti bahwa kinerja robot buruk.

Dalam jurnal ini secara kesuluran telah berhasil menyampaikan kepada pembaca apa yang dilakukan dalam penilitan dan juga judul dari jurnal ini sudah memenuhi kriteria judul yang baik dengan judul cukup mewakili tentang apa jurnal ini dan tidak menggunakan akronim dan kata kerja sebagai awal dari judul. Selain itu dari segi penulisan juga sudah cukup baik, misalnya pada abstrak tidak terdapat table ataupun acuan ke referensi, tetapi masih terdapat kesalahan yaitu pada abstrak ini hanya menjelaskan tentang apa penilitan dilakukan tetapi tidak menjelaskan kesimpula dan hasil dari penilitan. Selanjutnya dari segi penggunaan kata secara keseluruhan cukup baik walaupun ada sedikit kata yang digunakan masih belum baku, seperti kata sepak bola, pada jurnal ini kata yang digunakan adalah kata “sepakbola” yang seharusnya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “sepak bola”.

Pada bagian eksperimen author banyak “bermain” dengan angka-angka hasil statisktik dari simulasi pertandingan sepak bola robot ini. Dari angka-angka statisktik hasil simulasi ini author sudah cukup baik untuk selanjutnya menjelaskan apa arti angka-angka itu pada bagian kesimpulan. Misalnya pada persentase penguasaan bola, nilai yang rendah justru menunjukkan bahwa strategi passing ternyata efektif karena hanya memerlukan sedikit passing untuk menghasilkan gol. Hal ini terlihat dari jumlah gol yang dihasilkan lebih banyak dari robot musuh yang lebih banyak passing tetapi jumlah gol lebih sedikit.

Memulai Internet Marketing: Kelebihan, Langkah dan Strategi Kesuksesannya

28 May

Internet marketing adalah suatu cara pemasaran produk, baik berupa barang maupun jasa, secara online atau menggunakan fasilitas internet sebagai medianya. Berbeda dengan metode pemasaran konvensional yang mengharuskan terjadinya tatap muka antara penjual dan pembeli, internet marketing memanfaatkan kecanggihan dunia maya untuk melakukan transaksi di dalamnya. Pemasaran melalui internet pun tidak terbatas oleh ruang dan waktu seperti halnya pemasaran konvensional, semua kegiatan dapat dilakukan 7 hari dalam seminggu, 24 jam dalam sehari dengan ruang lingkup yang luas, sesuai perkembangan dan penyebaran internet yang begitu pesat hampir di setiap belahan dunia.

Mengingat jumlah pengguna internet yang selalu bertambah dengan pesat setiap tahunnya, internet marketing merupakan model pemasaran yang sangat menjanjikan. Dilihat dari berbagai sisi, internet marketing memiki banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis konvensional lainnya. Kelebihan-kelebihan tersebut meliputi tingkat kompetisi yang relatif rendah, kebebasan waktu atau time freedom, dan modal yang lebih sedikit. Tingkat kompetisi yang rendah disebabkan oleh perspektif masyarakat banyak yang masih awam atau belum paham tentang pemasaran produk lewat media internet. Untuk kebebasan waktu, didapat dari internet yang tidak mengikat, merupakan sistem yang autopilot sehingga memudahkan bekerja di manapun dan kapanpun. Selain itu, modal yang dibutuhkan dalam internet marketing juga tidak terlalu besar dan risiko yang mungkin dihasilkan tidaklah terlalu tinggi melihat banyak hal-hal yang harus dipersiapkan untuk membangun bisnis konvensional tidak diperlukan dalam pemasaran di dunia maya ini.

Seiring dengan semakin besarnya pangsa pasar dan meningkatnya kebutuhan pemasaran, internet marketing memiliki beberapa bentuk yang tentu saja disertai strategi kesuksesan tersendiri. Bentuk-bentuk tersebut meliputi penjualan produk buatan sendiri dan orang lain melalui toko online serta pembuatan blog dan portal untuk meletakkan iklan produk. Dan setiap bentuk ini sebenarnya saling terkait sehingga dapat dengan mudah menghasilkan penjualan produk berupa barang ataupun jasa.

Seperti halnya bisnis konvensional, internet marketing juga membutuhkan skill, komitmen, dan juga modal. Untuk dapat sukses di bidang internet marketing, dibutuhkan langkah-langkah tersendiri, yang sebenarnya sudah mulai banyak dibicarakan orang saat ini, dan dapat juga diperoleh dengan mudah dari berbagai seminar-seminar, buku-buku bacaan, serta dari internet itu sendiri. Langkah-langkah tersebut meliputi pencarian hot market, membangun website, dan mendatangkan pengunjung ke website tersebut.

Langkah pertama dalam memulai pemasaran online adalah dengan mencari hot market. Dalam pencarian hot market, semuanya lebih difokuskan kepada produk, baik berupa barang maupun jasa, yang sedang hot atau banyak dicari, dibicarakan, dan dibutuhkan orang. Untuk produk berupa barang, hot market yang ada dapat dilihat dari gadget-gadget teknologi yang banyak dikembangkan saat ini, seperti handphone, komputer atau notebook, tablet pc, dan lain sebagainya. Untuk produk yang bersifat informasi, hot market yang ada meliputi informasi tentang cara melakukan sesuatu atau how to do something, pengembangan diri atau self help, keuangan atau finance, informasi untuk mendapatkan uang atau money making, kesehatan atau health seperti cara untuk hidup sehat, dan hiburan atau entertainment. Dan dari berbagai hot market  tersebut dapat dipilih yang manakah yang akan dijadikan fokus untuk produk penjualan pada internet marketing ini.

Langkah selanjutnya dalam internet marketing adalah dengan melakukan pembuatan website. Apabila hot market telah ditemukan, sekarang saatnya berpikir akan seperti apakah produk yang dijual dan tempat berjualan atau website seperti apakah yang harus dibuat. Dalam pembuatan website,  hal pertama yang harus dipikirkan adalah mencari tahu siapakah target pengunjung dari website tersebut, apakah orang-orang di seluruh dunia atau orang-orang di sekitar saja. Hal tersebut dilakukan agar dapat dengan mudah menentukan jenis domain dan hosting seperti apakah yang akan digunakan, karena hal ini akan menentukan tingkat kecepatan dan efisiensi waktu dari website tersebut. Apabila pengunjung yang ditargetkan adalah pengunjung dari seluruh dunia maka jenis hosting yang dapat diambil adalah hosting yang ada di pusat dunia, sebagai contoh kita dapat memakai hosting dari negara Amerika Serikat, hal ini dilakukan agar proses pentransferan data dapat berlangsung lebih cepat. Dan apabila target pengunjung website tersebut adalah orang-orang sekitar maka hosting yang dapat dipakai adalah hosting yang berpusat di daerah sekitar, yang juga dikhususkan agar transmisi data berjalan lebih cepat.

Untuk pemilihan nama domain, dapat dilakukan dengan melihat hot market yang didapat, yakni dengan menggunakan keyword atau kata kunci dari hot market tersebut. Jangan pernah mengambil nama domain asal-asalan karena akan sangat mempengaruhi hasil pencarian di mesin pencari seperti Google. Nama domain sangat menentukan banyaknya pengunjung yang datang melalui mesin pencari karena mesin pencari mendapatkan website melalui keyword atau kata kunci dan nama domain website tersebut. Oleh karena itu, nama domain sangat penting dan harus ditentukan sesuai hot market yang ingin dipasarkan melalui internet marketing.

Selain pemilihan nama domain dan hosting, pada pembuatan website juga harus diperhatikan beberapa hal untuk kenyamanan pengunjung. Hal-hal tersebut meliputi loading pada halaman website yang harus cepat agar pengunjung dan mesin pencari tidak bosan dalam menunggu, struktur website yang user-friendly sehingga memudahkan pengunjung dalam mengunjungi website, isi atau content dari website harus bermutu karena pengunjung melihat isi dari suatu website terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk selalu mengunjungi website tersebut, dan selalu belajar dari website orang lain yang memiliki hot market yang sama tetapi memiliki tingkat kesuksesan yang lebih sehingga dapat memperbaiki kekurangan website dan meniru kesuksesan website tersebut. Selain itu, untuk menambah kenyamanan pengunjung, perlu ditambahkan fasilitas 24 hours live chatting support sehingga apabila ada pengunjung yang mengalami kendala atau kebingungan dalam memakai website dapat diatasi.

Apabila dua langkah di atas telah dijalankan, langkah terakhir yang harus dijalankan adalah mendapatkan pengunjung ke website yang telah dibuat karena akan sia-sia apabila website yang dibuat dengan produk penjualan di dalamnya tidak dikunjungi maka tidak akan menghasilkan penjualan. Pengunjung dapat menemukan website yang telah dibuat jika memang website tersebut mudah ditemukan. Pengguna internet internasional sebagian besar, lebih dari 50%, menggunakan mesin pencari seperti Google sehingga untuk itu harus dipastikan website yang telah dibuat tersebut ada di halaman pencarian Google, kalau bisa di halaman pertama Google sehingga banyak pengunjung yang akan datang.

Kebiasaan para pemakai internet internasional sangatlah berbeda dibandingkan dengan pengunjung dari Indonesia. Sebagai contoh, apabila mereka ingin tahu bagaimana cara mempersiapkan pernikahan, mempersiapkan kelahiran, memperbaiki toilet, atau membeli barang-barang keperluan rumah tangga, pilihan pertama untuk menanyakan bagaimana melakukan ini semua bukanlah menanyakan kepada anggota keluarga atau temannya, melainkan menanyakannya kepada mesin pencari Google. Dan mereka menemukannya dengan mengetik pertanyaan-pertanyaan tersebut di kotak search Google. Maka dari itu, seorang internet marketer harus menggunakan cara berpikir seorang pengunjung internasional mencari melalui mesin pencari.

Secara garis besar, hal-hal yang dapat dilakukan untuk mendatangkan pengunjung atau traffic ke website yang telah dibuat dibagi menjadi dua jenis, yakni secara gratis dan secara berbayar. Untuk mendatangkan traffic secara gratis, dapat dilakukan melalui forum karena hampir semua bidang kehidupan kini sudah memiliki forum khusus untuk membicarakannya dan ini merupakan tempat yang sangat bagus untuk mendatangkan pengunjung yang sesuai dengan hot market yang didapat. Di forum, para pencari berita mencari informasi maupun membagikan informasi kepada sesame yang memiliki interest yang sama, Jadi caranya hanya dengan mencari forum yang sesuai dengan hot market yang diambil dan mengikuti forum tersebut sambil mempromosikan website yang dibuat. Selain forum, cara mendatangkan traffic lainnya adalah dengan membuat dan menyebarkan artikel yang sesuai dengan hot market yang diambil melalui electronic magazine, tentunya di artikel yang dibuat harus berisi promosi menuju website yang dibuat tersebut.

Cara lainnya adalah dengan melakukan kegiatan blogging dengan memberikan nilai tambah pada blog tersebut melalui content yang bermutu sehingga akan banyak pengunjung datang ke sana. Blog pada dasarnya hanyalah sebuah website  yang memiliki tiga kelebihan utama, yakni pertama sangat mudah untuk menambah informasi ke dalamnya, cukup login dan tambahkan apa yang ingin ditambah, kedua blog bisa ditambahkan fitur RSS feed yang akan secara otomatis memberitahukan website lainnya ketika blog tersebut di-update, dan yang ketiga adalah pembaca blog dapat dengan leluasa berkomentar di tulisan atau posting yang dibuat sehingga akan terjadi komunikasi dua arah antara pemiliki blog dan pengunjungnya. Selain itu, blog juga memiliki manfaat, yakni dapat menjangkau lebih banyak pembaca karena lebih menarik dari segi visual dan content, lebih mudah tampil di halaman pencarian mesin pencari seperti Google, meningkatkan penjualan online karena dapat berpromosi di dalamnya, membangun hubungan yang baik dengan pengunjung melalui komentar pada blog, dan memperlihatkan keahlian si pemiliki blog.

Selain blog, untuk mendapatkan pengunjung scara gratis dapat pula dilakukan dengan melalui social bookmarking. Social bookmarking adalah suatu sistem di mana seorang pengguna internet dapat menyimpan suatu link ke suatu website tertentu. Sistem ini juga kerap kali digunakan untuk mengorganisir, pencarian, dan manajemen bookmark dengan bantuan metadata. Dalam suatu sistem social bookmark, pengguna internet dapat melakukan sharing atau mempromosikan website yang dinilainya bagus ke orang lain sehingga orang lain tersebut dapat pula melihatnya. Bookmarks ini dapat berupa informasi public, pribadi, maupun di-share dalam suatu jaringan tertentu. Beberapa social bookmarking yang terkenal adalah Digg, del.icio.us, dan Stumble Upon.

Selain itu, cara lain untuk mendapatkan pengunjung ke website dengan gratis adalah melalui social networking. Social networking adalah suatu jaringan beberapa individual atau organisasi yang memiliki suatu kesamaan dalam interest, hobi, pandangan, ataupun profesi. Biasanya kesamaan ini menyebabkan suatu kesatuan yang sangat erat. Karena sangat eratnya kesamaan inilah maka terbentuk suatu komunitas online yang berasal dari seluruh dunia. Dalam kaitannya dengan pengguna internet, social networking ini menjadi suatu jaringan yang sangat fokus tentang produk, baik berupa barang maupun jasa tertentu. Contoh yang belakangan ini menjadi sangat terkenal adalah Facebook dan Twitter. Untuk memasarkan produk melalui media ini, gunakanlah username atau nama yang sesuai dengan hot market yang diambil, sehingga yang lain dapat dengan mudah mengenalinya.

Cara lain yang dapat diambil untuk mendapatkan pengunjung atau traffic gratis adalah melalui video sharing.  Berdasarkan laporan dari eMarketer, 56% pengguna internet menonton video secara online setiap bulannya. Youtube adalah salah satu portal penyedia layanan video sharing, memutar 100 juta video setiap hari dan menarik 20 juta pengunjung setiap bulan. Untuk berpromosi melalui video sharing, langkah yang diambil adalah dengan merencanakan isi video online, memilih format video, shoot dan edit video, dan share di Youtube.

Setelah membahas mendapatkan pengunjung atau traffic dengan cara gratis, cara lainnya adalah dengan mendapatkan pengunjung dengan cara berbayar.  Langkah yang dapat diambil adalah dengan mendaftar pada media periklanan yang ada di internet, seperti Google Adwords, dan pemilik website hanya perlu membayar dan menunggu sampai website-nya dikunjungi oleh pengunjung lain.

Selain cara-cara di atas, dapat juga pengunjung didapat dengan membangun hubungan yang baik dengan pemiliki website lain yang mengambil hot market yang sama. Hal ini dilakukan dengan mengajak kerja sama internet marketer lain yang sudah memiliki banyak pengunjung tetap di website-nya. Kerja sama ini dilakukan dengan memberika komisi kepada rekan tersebut, apabila tejadi penjualan di website yang telah dibuat.

Dan cara terakhir yang dapat dilakukan untuk mendatangkan traffic ke website adalah dengan melakukan teknik SEO atau search engine optimization. Seorang konsultan SEO dapat mengenakan biaya ribuan dolar perbulan tergantung proyek yang ditanganinya. Sebenarnya SEO relatif mudah, SEO terbagi menjadi dua, yakni on-page SEO dan off-page SEO. On-page SEO mengandalkan pemaksimalan halaman utama website dan halaman lainnya melalui keyword atau kata kunci yang digunakan pada hot market. Sementara itu, off-page SEO adalah dengan memanfaatkan link-popularity website tersebut di website-website lain. Meningkatkan link-popularity website dilakukan dengan memperoleh link berkualitas tinggi dari berbagai macam sumber content yang relevan.

Critique a research article related to Computer Science

28 May
Judul Online trade poses a threat to biosecurity in New Zealand
Authors J. G. B. Derraik(1) dan S. Phillips(2)
Institusi (1) Institute of Natural Sciences, Massey University, Selandia Baru

(2) MAF Biosecurity Selandia Baru

Sumber ProQuest Jurnal Online (http://search.proquest.com/docview/197372303/1329E478F4A1D7D6247/1?accountid=38628)

Jurnal ini merupakan jurnal tentang adanya ancaman yang ditimbulkan oleh perdagangan online pada biosekuritas (pengamanan makhluk hidup), terutama di Selandia Baru. Pada jurnal ini, author mendeskripsikan berbagai isu yang perlu disoroti tentang pentingnya permasalahan ini untuk diangkat dan didiskusikan, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasinya. Hal ini dilakukan agar ke depannya permasalahan ini cepat mendapatkan perhatian dan penanganan khusus dari pihak-pihak yang terkait, serta meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat dalam membantu mengatasi hal tersebut.

Dalam jurnal ini author memberikan gambaran tentang penyalahgunaan fungsi dari internet, seperti perdagangan online yang sangat memungkinkan terbukanya pintu untuk melakukan kegiatan-kegiatan ilegal, seperti perdagangan satwa liar. Dan untuk di Selandia Baru, ancaman pada biosekuritas yang terjadi dikarenakan oleh pengimporan flora dan fauna yang tidak diinginkan melalui perdagangan gelap, yang menimbulkan berbagai masalah serius pada lingkungan, seperti ditemukannya bakteri dan parasit berbahaya dari fauna impor yang dapat mengancam reptil endemik. Selain itu, ancaman yang ada juga meliputi semakin langkanya satwa-satwa yang dilindungi karena bebasnya perdagangan gelap melalui media internet dan timbulnya berbagai macam penyakit karena beberapa satwa yang diimpor merupakan hospes perantara dari sejumlah parasit berbahaya bagi manusia.

Secara keseluruhan jurnal ini sudah berhasil menyampaikan kepada pembaca tentang betapa pentingnya masalah ini untuk mendapatkan perhatian dan bagaimana langkah-langkah pencegahannya dapat dilakukan. Pemilihan judul pada jurnal ini sudah dilakukan dengan baik, mewakili isi dari jurnal, tidak menggunakan akronim dan kata kerja, tetapi penggunaan huruf besar dan kecil pada judul kurang diperhatikan sehingga judul terlihat hanya seperti tulisan biasa yang tidak memiliki nilai lebih, seharusnya judul diubah menjadi “Online Trade Poses a Threat to Biosecurity in New Zealand”. Dari segi penulisan, jurnal ini sudah sangat baik, misalnya abstrak yang dibuat tidak mengandung tabel ataupun acuan ke referensi dan menjelaskan isi serta kesimpulan jurnal dengan jelas. Selanjutnya dari segi penggunaan kata sudah cukup baik, kekurangan yang ada terlihat dari penggunaan tanda baca yang kurang baik sehingga menyulitkan pemahaman oleh pembaca, seperti terlihat pada paragraf kedua kalimat kedua pada Introduction, yang seharusnya dapat ditambahkan tanda koma (,) menjadi “In the report Killing with Keystrokes(,) the International Fund for Animal Welfare (IFAW 2008) reveals the internet trade of numerous species protected by the Convention on International Trade in Endangered Species (CITES).”

Filsafat, Ontologi, Aksiologi, Epistemologi

28 May

Pengertian Filsafat

Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai fenomena dalam kehidupan manusia secara kritis. Berfilsafat dapat berarti berusaha mengajak orang untuk bertanya dan mencari pengetahuan tentang sesuatu yang belum dipahaminya untuk mencapai kebenaran yang hakiki sehingga akan memberikan kepuasan bathin bagi pelakunya.

Berfilsafat juga membuat orang terus berusaha berpikir kritis terhadap dirinya dan sesuatu yang ingin diketahuinya. Metode yang digunakan untuk menggali berbagai fenomena kehidupan tersebut adalah dengan metode kritis refleksif, yakni menyelidiki objek kajian dari aspek ontologis, epistemologis, dam aksiologis.

Ontologi

Ontologi adalah ilmu tentang keberadaan sesuatu secara nyata, faktual, dan konkret. Ontologi juga memunculkan berbagai studi lain, seperti filsafat manusia, filsafat budaya, dan metafisika.

Aksiologi

Aksiologi adalah ilmu tentang nilai dan norma yang berkenaan dalam kehidupan manusia. Aksiologi berkembang menjadi etika dan estetika. Etika menitikberatkan nilai kebaikan pada perilaku manusia, sedangkan estetika menitikberatkan pengalaman keindahan manusia yang diungkapkan melalui perasaan dan persepsinya terhadap karya seni dan berbagai hal dalam kehidupannya.

Epistemologi

Epistemologi adalah ilmu yang membahas tentang sumber, batas, dan kebenaran dari pengetahuan. Epistemologi berkembang menjadi filsafat ilmu, metodologi, dan logika.

Electronic commerce (e-commerce)

28 May

Nowadays, perkembangan teknologi berjalan sangat cepat, sampai pada akhirnya ditemukan media komunikasi bernama internet. Sejak awal penemuannya, internet has been growing rapidly sampai telah memiliki milyaran pengguna setiap harinya. Dalam penggunaannya, internet tidak hanya dibutuhkan untuk mencari informasi, tetapi juga untuk melakukan berbagai online transaction which we call it as electronic commerce (e-commerce). Being one of the newest way in commercial transaction, e-commerce has more benefits than the offline one do.

E-commerce is the process of buying, selling, or exchanging products, services, and information via computer networks that consist of electronic funds transfer, electronic data exchange, automatic inventory management, and sistem pengumpulan data otomatis. This commercial transaction is introduced firstly in 1994 when the first electronic banner used for promotion and periklanan di suatu website. E-commerce is an example of internet marketing which is the way to promote and market things using internet facility. Different from conventional marketing that must terjadi tatap muka antara penjual dan pembeli, internet marketing and also e-commerce mengandalkan kecanggihan dunia maya to do all activity in commercial transaction.

For pelaku bisnis, e-commerce can expand their business to national and international markets because we know that internet has spread on the whole world. Selain itu, this way in commerce only need modal yang kecil to make an online system that can run automatically without disturbing our daily activities. It also menawarkan big profit because this system can decrease the cost of creating, processing, distributing, storing, and retrieving based information of transaction because internet is much cheaper than the conventional one. In addition, pelaku bisnis dapat mengumpulkan informasi mengenai para pelanggannya melalui penggunaan cookies that can show buyer’s habits before buy things so that pelaku bisnis dapat memperbaiki all about periklanannya.

Not only pelaku bisnis, but also consumers can get many benefits from this transaction. E-commerce enables consumers to shop or to do the other transactions 24 hours a day, all year round from almost any location in the world. It also provides more choices with less expensive products and allows consumers to interact with the other consumers in electronic communities and exchange ideas to compare experiences about some products. Selain itu, consumers can receive relevant informations about the products which they want to buy in seconds. And in addition, e-commerce facilitates competition and auction for some products, which results in substantial discounts.

Certainly there are many advantages of electronic commerce (e-commerce) in commercial transaction. And now, we have known that e-commerce is more effective than offline one because it can give more benefits not only to pelaku bisnis, but also to consumers.

Topologi Bus, Star dan Ring

28 May

Topologi Bus

Topologi bus menghubungkan komputer satu dengan lainnya secara berrantai dengan perantara suatu kabel yang umumnya berupa kabel tunggal jenis koaksial ( coaxial ). Semua Node dihubungkan secara seri menggunakan kabel tersebut. Topologi bus umumnya tidak menggunakan suatu peralatan aktif untuk menghubungkan komputer. Oleh karena itu, pada ujung-ujung kabel koaksial harus ditutup dengan tahanan untuk menghindari pantulan yang dapat menimbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan jaringan.

 

topologi bus

Keuntungan menggunakan topologi bus, yaitu:

  1. Hemat kabel dan harganya lebih murah, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan ini tidak dibutuhkan hub.
  2. Layout kabel sederhana
  3. Jika salah satu komputer mati maka tidak akan menganggu komputer yang lain.
  4. Mudah dikembangkan.

Kelemahan menggunakan topologi bus yaitu:

  1. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  2. Lalu lintas data yang padat sehingga sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
  3. Apabila salah satu client rusak atau kabel putus maka jaringan tidak berfungsi.

Dalam hal pengiriman data, dalam satu saat hanya satu komputer yang diperbolehkan mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua komputer dalam jaringan tersebut dan hanya akan diterima oleh komputer yang dituju.

Suatu komputer dapat mengirimkan data ke komputer lainnya dengan syarat jaringan bus mesti terbebas dari sinyal-sinyal yang sedang aktif di jaringan. Permasalahannya, sinyal yang dikirimkan oleh satu komputer akan bergerak ke seluruh jaringan mulai dari ujung satu sampai dengan ujung lainnya dan kemudian akan berbalik arah kembali menuju ujung awal dan demikian terjadi secara terus menerus (bouncing) tanpa bisa di interrupt atau dihentikan (walaupun data yang dikirimkan sudah sampai ke komputer tujuan). Sehingga berdampak pada komputer lainnya akan menjadi terhambat untuk bisa mengirim data.

Untuk mencegah sinyal terus menerus aktif diperlukan adanya terminator, di mana ujung dari kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut harus di-terminate untuk menghentikan sinyal dari bouncing (berbalik) dan menyerap (absorb) sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas sehingga komputer lain bisa mengirim data.

Karena hanya satu komputer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat maka banyaknya komputer akan sangat berpengaruh dalam unjuk kerja jaringan komputer, karena semakin banyak jumlah komputer maka akan semakin banyak pula komputer yang akan menunggu giliran untuk bisa mengirim data. Sehingga berdampak pada unjuk kerja jaringan komputer yang akan menjadi lambat.

Selain itu, dalam topologi bus ada satu kelemahan yang sangat menganggu kerja dari semua komputer yaitu jika terjadi masalah dengan kabel dalam satu komputer (ingat topologi bus menggunakan satu kabel menghubungkan komputer) misalnya kabel putus maka semua jaringan komputer akan terganggu dan tidak bisa berkomunikasi antar satu dengan lainnya atau istilahnya ‘down’. Begitu pula jika salah satu ujung tidak diterminasi, sinyal akan berbalik (bounce) dan seluruh jaringan akan terpengaruh meskipun masing-masing komputer masih dapat berdiri sendiri (stand alone) tetapi tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.

Topologi Star

Topologi star merupakan topologi jaringan yang paling sering digunakan. Pada topologi star, kendali terpusat dan semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau komputer yang dipilihnya. Simpul pusat disebut dengan stasiun primer atau server dan bagian lainnya disebut dengan stasiun skunder atau client. Pada Topologi star, koneksi yang terganggu antara suatu node dan hub tidak mempengaruhi jaringan. Jika hub terganggu ( rusak ) maka semua node yang di hubungkan ke hub tersebut tidak dapat saling berkomunikasi. Node adalah Titik suatu koneksi atau sambungan dalam jaringan, sedangkan hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dan meneruskan kesemua komputer yang terhubung dengan hub.

topologi star

 

Keuntungan menggunakan topologi star yaitu:

  1. Fleksibelitas tinggi.
  2. Penambahan atau perubahan komputer sangat mudah dan tidak menganggu bagian jaringan lain, yaitu dengan cara menarik kabel menuju hub.
  3. Kontrol terpusat sehingga mudah dalam pengelolaan jaringan.
  4. Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
  5. Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus

Kelemahan menggunakan topologi star yaitu:

  1. Boros kabel
  2. Perlu penanganan khusus
  3. Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.

Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

Pada topologi star, HUB berfungsi layaknya seperti pengatur lalu lintas. Jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB terlebih dahulu, yang kemudian meneruskannya ke komputer tujuan.

Dengan bentuk hubungan seperti itu, kabel yang diperlukan hanyalah sebanyak komputer dalam jaringan dan port I/O juga cukup hanya satu di setiap komputer.

Topologi Ring

Jaringan dengan Topologi ring mirip dengan topolog bus, tetapi setiap ujungnya saling berhubungan membentuk suatu lingkaran.
Topologi Ring menghubungkan node-node pada jaringan dengan bentuk lingkaran dengan cara setiap node dihubungkan dengan node berikutnya.
Node terakhir dihubungkan dengan node pertama. Setiap Node memeriksa data yang akan dikirimkan melalui jaringan. Jika data (yang disebut dengan token) tidak di alamatkan pada node yang dikunjungi maka data berpindah ke node berikutnya.

topologi ring

 

Keuntungan menggunakan topologi ring, yaitu:

  1. Hemat kabel, untuk membangun jaringan dengan topologi ini lebih murah jika di bandingkan dengan topologi star.
  2. Dapat menghindari tabrakan file data yang dikirim karena data mengalir dalam satu arah sehingga untuk data yang dikirimkan selanjutnya akan dikerjakan setelah pengiriman pertama selesai.
  3. Mudah untuk membangunnya.
  4. Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan menggunakan topologi ring yaitu:

  1. Peka terhadap kesalahan.
  2. Pengembangan jaringan lebih kaku, apabila kabel terputus maka semua komputer tidak dapat digunakan.

Seperti terlihat pada gambar, dengan bentuk topologi yang menyerupai cincin (ring) ini maka sinyal data akan bergerak searah dari satu perangkat ke perangkat lainnya sampai pada akhirnya berhenti di perangkat tujuan. Dengan kata lain, untuk mencapai perangkat D maka sinyal yang dikirimkan dari perangkat A harus melalui perangkat B dan C.

Permasalahannya adalah sinyal akan semakin melemah apabila jarak yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan semakin jauh. Karenanya untuk mengatasi lemahnya sinyal data karena kemungkinan menempuh jarak di luar batasan yang dibolehkan, maka setiap perangkat pada topologi ini dilengkapi dengan sebuah repeater. Dengan adanya Repeater, maka sinyal data yang melalui sebuah perangkat akan langsung diperkuat kembali sehingga dapat ‘berjalan’ terus ke perangkat lainnya, demikian seterusnya sampai pada akhirnya sinyal data tersebut tiba di perangkat tujuan.

Dalam hal proses instalasi dan rekonfigurasi, Topologi Ring dapat dikatakan relatif mudah karena setiap perangkat (baik secara logik ataupun fisik) terhubung satu dan hanya satu dengan perangkat di sebelahnya.

Identifikasi kerusakan juga relatif mudah, karena sinyal data selalu bergerak terus dari perangkat pengirim sampai akhirnya berhenti di perangkat tujuan. Sehingga apabila selama perjalanan tersebut satu perangkat tidak menerima sinyal data dalam periode waktu tertentu maka operator jaringan akan diingatkan dengan munculnya Alarm yang menginformasikan masalah dan letak lokasinya.

Kelemahannya, karena sinyal data bergerak searah dan melalui perangkat lainnya untuk sampai di perangkat tujuan  maka rusak/tidak berfungsinya satu link akan mempengaruhi link lainnya.