Archive | May, 2013

Syarat-syarat Sahnya Perjanjian

27 May

Dalam pembahasan kali ini, saya akan memaparkan syarat-syarat sahnya perjanjian menurut KUH Perdata pasal 1320. Syarat-syarat sahnya perjanjian adalah sebagai berikut.

1.  Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya;

2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;

3.  Suatu hal tertentu;

4.  Suatu sebab yang halal.

—Syarat 1 dan 2 dinamakan syarat subjektif  karena kedua syarat tersebut mengenai subjek perjanjian (dapat dibatalkan).
—Syarat 3 dan 4disebut syarat objektif, karena mengenai objek dari perjanjian (batal demi hukum).

 

 

Jenis-jenis Perjanjian Dari Berbagai Segi

27 May

Hai semua 🙂

Di dalam ilmu hukum bisnis, terdapat beberapa jenis perjanjian ditinjau dari beberapa sudut pandang. Berikut ini penjelasannya.

—A. Perjanjian Menurut Sumbernya
—1. Perjanjian yang bersumber dari hukum keluarga, misalnya perkawinan;
—2. Perjanjian yang bersumber dari kebendaan, misalnya peralihan hak milik;
—3. Perjanjian obligatoir, yaitu perjanjian yang menimbulkan kewajiban;
—4. Perjanjian yang bersumber dari Hukum Acara;
5. —Perjanjian yang bersumber dari Hukum Publik.
—B. Perjanjian Menurut Namanya (1319 KUH Perdata)
—Ps 1319 KUH Perdata, perjanjian/kontrak menurut namanya :
1. Kontrak Nominaat (bernama)
Kontrak yang dikenal dalam KUH Perdata, misalnya jual-  beli, tukar-menukar, sewa-menyewa,   pinjam pakai, dll;
2. Kontrak Innominaat (tidak bernama)
Kontrak yang timbul, tumbuh, dan berkembang dalam masyarakat, misalnya leasing,   franchise, production sharing, dll;
—C. Perjanjian Menurut Bentuknya (1320, 1682 KUH Perdata)
1. —Perjanjian Tertulis
Suatu perjanjian yang dibuat oleh para pihak dalam bentuk tulisan. Ada 2 macam perjanjian tertulis:
– Akta dibawah tangan :
   a. Tanpa keterlibatan pejabat umum;
   b. Waarmerken (didaftar);
   c. Dilegalisasi.
– Akta autentik (notariil).
2. —Perjanjian Tidak Tertulis (Lisan).
—D. Perjanjian Timbal Balik
—1. Perjanjian Timbal Balik Tidak Sempurna
Selalu menimbulkan kewajiban pokok bagi satu pihak, sedangkan pihak lainnya wajib melakukan sesuatu.
2. —Perjanjian Sepihak
Perjanjian yang hanya menimbulkan kewajiban bagi satu dari para pihak.
—E. Perjanjian Cuma-Cuma 

1. Perjanjian Cuma-Cuma

Perjanjian yang menurut hukum hanya menimbulkan keuntungan bagi salah satu pihak. Contoh : hadiah dan pinjam pakai.

2. Perjanjian dengan Alas Hak yang Membebani

Perjanjian di samping prestasi pihak yang satu, senantiasa ada prestasi dari pihak lain.

—F. Perjanjian Berdasarkan Sifatnya
1. —Perjanjian Kebendaan
Perjanjian di mana hak kebendaan ditimbulkan, diubah, atau dilenyapkan. Contoh : Perjanjian pembebanan jaminan
2. —Perjanjian Obligatoir
Perjanjian yang menimbulkan kewajiban dari para pihak.
—G. Perjanjian dari Aspek Larangannya (UU No.5/1999)
—UU No.5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat , perjanjian yang dilarang :
1. Perjanjian oligopoli;
2. Perjanjian penetapan harga;
3. Perjanjian dengan harga yang berbeda;
4. Perjanjian dengan harga di bawah harga pasar;
5. Perjanjian bersyarat;
6. Perjanjian pembagian wilayah;
7. Perjanjian pemboikotan;
8. Perjanjian kartel;
9. Perjanjian trust;
10. Perjanjian oligopsoni;
11. Perjanjian integrasi vertikal;
12. Perjanjian tertutup;
13. Perjanjian dengan pihak luar negeri yang dapat mengakibatkan praktik monopoli dan atau persaingan tidak sehat.

Fertilisasi pada tumbuhan

26 May

Fertilisasi adalah proses pembuahan atau peleburan gamet jantan dan gamet betina, dibagi 2 yaitu:

  1. Fertilisasi internal, yaitu pembuahan yang terjadi di dalam tubuh induk betina.
  2. Fertilisasi eksternal, yaitu pembuahan yang terjadi di luar tubuh induk betina/air.

Proses fertilisasi pada tumbuhan

Setelah terjadi penyerbukan pada bunga, maka serbuk sari di kepala putik akan membentuk saluran-saluran menuju ke bakal biji yang disebut buluh serbuk atau buluh sari.

Pada saat itu, inti vegetatif berjalan di muka dan diikuti inti generatif. Fungsi dari inti generatif adalah mengatur pertumbuhan buluh serbuk sari menuju ke ruang bakal biji.

Inti generatif dibagi 2, yaitu:

  1. Inti generarif 1, untuk membuahi inti sel telur dan membentuk zigot.
  2. Inti generarif 2, untuk membuahi inti kandung lembaga sekunder dam membentuk endosperm atau putik lembaga.

Menjelang mencapai bakal buah, inti generatif membela menjadi 2. Setelah sampai di pintu bakal biji, inti vegetatif melebur, kemudian inti sperma masuk ke dalam bakal biji melalui mikrofil.

Fertilisasi pada tumbuhan biji terbuka (gymnospermae)

Pada tumbuhan, inti spermatozoid yang dihasilkan oleh serbuk sari akan membuahi sel telur sehingga dihasilkan  zigot saja sehingga akan disebut pembuahan tunggal.

Fertilisasi pada tumbuhan biji tertutup (angiospermae)

Di dalam bakal biji ada 2 buah inti, yaitu inti sel telur dan inti kandung kenbaga sekunder. Inti sperma 1 membuahi sel telur dan menghasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi keping lembaga, sedangkan inti sperma 2 akan membuahi inti kandung lembaga sekunder dan menghasilkan putik lembaga. Jadi pada bakal biji terjadi 2 kali pembuahan sehingga disebut pembuahan ganda.

Keterangan:

  1. Inti vegetatif berguna untuk mengatur pertumbuhan buluh serbuk sari menuju bakal biji.
  2. Inti sperma 1 berguna untuk membuahi inti sel telur dan membetuk zigot.
  3. Inti sperma 2 berguna untuk membuahi kandung lembaga sekunder dan membentuk endosperm atau putik lembaga.

Pembentukan gamet pada tumbuhan tingkat tinggi

26 May

Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan bagaimana pembentukan gamet pada tumbuhan tingkat tinggi. Berikut penjelasannya:

1. Pembentukan gamet jantan,

Gametogenesis (pembentukan gamet) pada bunga jantan atau kepala sari yang menghasilkan serbuk sari disebut mikrosporogenesis. Mikrosiposit yang bersifat diploid pada kepala sari mengalami meosis 1, meosis 2, dan menghasilkan inti vegetatif fan inti generatif.

Inti generatif yang dihasilkan mengalami pembelahan mitosis dan membentuk 2 inti sperma sehingga serbuk sari yang masak memiliki 1 inti vegetatif dan 2 inti sperma.

2. Pembentukan gambet betina,

Gametogenesis (pembentukan gamet) pada bakal buah yang menghasilkan kandung bunga disebut megasporogenesis. Megasporosit yang diploid mengalami pembelahan meosis 1 dan 2 sehingga menghasilkan 4 megaspora. Dari 4 megaspora, 3 megaspora mati karena degenerasi dan 1 megaspora lain akan hidup dan membelah secara meosis 3 kali dan menghasilkan 8 inti yang haploid pada kandung lembaga muda. Kandung lembaga itu dilingkupi kulit yang ujungnya ada lubang kecil yang disebut mikrofil yang berguna sebagai jalan masuknya saluran serbuk sari ke kandung lembaga.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pembentukan gamet pada tumbuhan tingkat tinggi, semoga bermanfaat!

Tumbuhan berumah satu dan tumbuhan berumah dua

26 May

Tumbuhan berumah satu adalah tumbuhan yang memiliki 2 jenis kelamin dalam 1 tumbuhan tersebut. Tumbuhan berumah satu pasti sempurna. Contohnya adalah kembang sepatu, bunga mawar, dan bunga melati.

Tumbuhan berumah dua adalah tumbuhan yang hanya memiliki 1 jenis kelamin dalam 1 tumbuhan tersebut. Bisa serbuk sari atau putik saja. Contohnya pakis haji dan salak.

Macam-macam penyerbukan pada bunga

26 May

Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan berbagai macam penyerbukan.

Berdasarkan faktor pengaruh jatuhnya, penyerbukan dibagi menjadi 4, yaitu:

1. Penyerbukan dengan bantuan hewan atau zoidiogami, terjadi pada bunga mawar, melati dan durian. Hewan yang biasa membantu penyerbukan yaitu serangga, siput, burung dan kelelawar. Ciri-ciri bunganya adalah:

  • Warna mahkota bunga mencolok dan besar
  • Bunga berbau khas
  • Bunga memiliki kelenjar madu
  • Serbuk sari bunga lengket
  • Kepala putik agak tersembunyi

2.Penyerbukan dengan bantuan air atau hidrogami, terjadi pada tanaman air seperti hydrilla.

3. Penyerbukan dengan bantuan angin atau anemogami, terjadi pada padi, jagung, gandum, dan rerumputan. Ciri-ciri tanamannya adalah:

  • Mahkota bunga berukuran kecil dan tidak berwarna.
  • Serbuk sari kering, ringan, dan banyak.
  • Tidak berbau dan tidak berkelenjar madu.
  • Kepala putik terjulur keluar.

4. Penyerbukan dengan bantuan manusia atau antropogami, terjadi pada tanaman vanili.

Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibagi menjadi 4 juga, yaitu:

1. Penyerbukan sendiri atau autogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga itu sendiri.

2. Penyerbukan tetangga atau serumah atau geitonogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain, tetapi masih di 1 pohon.

3. Penyerbukan silang atau alogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga yang berbeda pohon, tetapi masih 1 jenis tumbuhan.

4. Penyerbukan bastar, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain yang berbeda jenis tanamannya, dan hanya dapat dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya. Misalnya serbuk sari cabai jatuh pada putik tomat atausebaliknya.

Bunga sempurna

26 May

Bunga sempurna disebut juga sebagai bunga berkelamin ganda atau bunga hermafrodit adalah bunga yang memiliki benang sari dan putik sekaligus dalam 1 bunga. Contohnya adalah bunga bungur dan bunga delima.

Ada lagi bunga tidak sempurna, yaitu bunga yang hanya memiliki 1 alat kelamin saja. Contohnhya bunga pakis haji dan bunga jagung.

Contoh-contoh adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku

26 May

Berikut akan saya jelaskan contoh-contoh adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Seperti sebelumnya sudah dijelaskan apa itu adaptasi berikut jenis-jenisnya, maka pada saat ini akan dijelaskan contoh-contoh yang lebih lengkap dari ketia jenis adaptasi tersebut.

Adaptasi morfologi:

1. Bentuk mulut serangga yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya.

2. Bentuk tubuh iklan yang stream line sehingga memudahkan dalam berenang.

3. Daun tumbuhan air yang lebih lebar untuk membantu mempercepat penguapan.

4. Burung memiliki sayap untuk terbang di udara.

5. Gigi hewan berbeda-beda sesuai jenis makanannya.

6. Beruang kutub memiliki kulit dan bulu yang tebal untuk menahan dingin.

Adaptasi fisiologi:

1. Ikan memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan air.

2. Orang yang tinggal di pegunungan memiliki jumlah haemoglobin yang lebih banyak ketimbang orang biasanya.

3. Manusia mengeluarkan keringat sebagai pengatur suhu tubuh dan membuang zat sisa.

4. Cacing teredo mengeluarkan enzim selulase untuk mencerna kayu yang dimakannya.

5. Herbivora menggunakan enzim selulase untuk mencerna rerumputan.

6. Ikan yang hidup di perairan berkadar garam tinggi memiliki urine yang lebih pekat.

7. Cacing tanah mengeluarkan zat kapur untuk menetralkan asam di kerongkongannya.

Adaptasi tingkah laku:

1. Kaki seribu akan menggulung bila disentuh.

2. Bunglon akan melakukan mimikri, mengubah warna tubuhnya sesuai lingkungan bila dalam keadaan bahaya.

3. Ikan pari torpedo akan mengeluarkan muatan listrik untuk melindungi diri dari musuhnya.

4. Tupai dan kumbang akan pura-pura mati bila dalam keadaan bahaya.

5. Kerbau berkubang di lumpur untuk melunakkan kulitnya dan mengurangi keadaan panas.

6. Cumi-cumi menyemprotkan tinta bila dalam keadaan bahaya.

7. Rayap yang baru menetas menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagela.

Demikianlah contoh-contoh adaptasi yang dapat saya berikan. Jika anda ingin menambahkan, bisa ditulis di komentar di bawah terima kasih.

 

Cara Install Php5-mssql di Ubuntu

26 May

Secara default driver php untuk Microsoft SQL Server pada linux tidak terpasang, untuk melakukan instalasinya pun
tidak semudah instalasi mysql yang hanya menggunakan perintah ‘apt-get install php5-mysql’.

Tahapan melakukan instalasinya yang pertama adalah lakukan instalasi modul sybase menggunakan perintah

apt-get install php5-sybase
bebrapa fungsi mssql tidak ada pada paket tersebut sehingga untuk melengkapinya gunakan perintah berikut (pastikan pear sudah terpasang)
pear install --nodeps MDB2_Driver_mssql

proses installasi sudah selesai, kemudian restart service web server dan periksa dengan menggunakan phpinfo
apakah modul sudah terpasang, jika belum maka lakukan ‘apt-update‘ dan ulangi tahap awal. jika sudah terinstall,
maka aplikasi php sudah siap koneksi ke Miscrosoft SQL Server

$db = new PDO("dblib:host=192.168.0.66;dbname=sciencebooth", "sciencebooth", "sciencebooth");

Membuat Kalkulator sederhana menggunakan Python

26 May

Bahasa Python, siapa yang tau? Oke, sebelum masuk ke coding, saya akan memberikan penjelasan apa itu Python.

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif.

Sekarang udah lumayan tau kan, nah langsung aja masuk ke codingnya.

berikut ini merupakan coding untuk membuat kalkulator menggunakan bahasa Python


def kalkulator () :
 def tambah () :
 print ‘1.Penjumlahan’
 a = input (‘Masukkan nilai x = ’)
 b = input (‘Masukkan nilai y = ’)
 c = a+b
 print ‘x + y = ’,c
 print (‘ ‘)
 tanya ()


def kurang () :
 print ‘2.Pengurangan’
 a = input (‘Masukkan nilai x = ’)
 b = input (‘Masukkan nilai y = ’)
 c = a-b
 print ‘x - y = ’,c
 print (‘ ‘)
 tanya ()
def kali () :
 print ‘3.Perkalian’
 a = input (‘Masukkan nilai x = ’)
 b = input (‘Masukkan nilai y = ’)
 c = a*b
 print ‘x . y = ’,c
 print (‘ ‘)
 tanya ()
def bagi () :
 print ‘4.Pembagian’
 a = input (‘Masukkan nilai x = ’)
 b = input (‘Masukkan nilai y = ’)
 c = a+b
 print ‘x /y = ’,c
 print (‘ ‘)
 tanya ()
 def tanya () :
 choose = raw_input (‘Apakah Anda ingin mengulang (Y/T)? ’)
 if choose == ‘Y’ or choose == ‘y’:
 kalkulator ()
 elif choose == ‘T’ or choose ‘t’:
 print ‘Terima kasih sudah menggunakan program ini ^_^’
 else :
 print ‘Maaf,input yang Anda masukkan salah’
print ‘Silahkan masukkan Y atau T’
 tanya ()
print (‘Program Kalkulator Sederhana’)
print (‘################’)
print (‘1. Penjumlahan’)
print (‘2. Pengurangan’)
print (‘3. Perkalian’)
print (‘4. Pembagian’)
print (‘################’)
print (‘silahkan pilih 1-4’)
print (‘ ‘)

pil = raw_input (‘Masukkan pilihan : ’)
if pil == ‘1’:
 tambah ()
elif pil == ‘2’:
 kurang ()
elif pil == ‘3’:
 kali ()
elif pil == ‘4’:
 bagi ()
else :
 print (‘Maaf, input yang Anda masukkan salah’)
 print (‘coba ulangi lagi’)
 tanya ()
kalkulator()

Jangan lupa, save dengan akhiran .pyt