Archive | Biology RSS feed for this section

Macam-macam penyerbukan pada bunga

26 May

Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan berbagai macam penyerbukan.

Berdasarkan faktor pengaruh jatuhnya, penyerbukan dibagi menjadi 4, yaitu:

1. Penyerbukan dengan bantuan hewan atau zoidiogami, terjadi pada bunga mawar, melati dan durian. Hewan yang biasa membantu penyerbukan yaitu serangga, siput, burung dan kelelawar. Ciri-ciri bunganya adalah:

  • Warna mahkota bunga mencolok dan besar
  • Bunga berbau khas
  • Bunga memiliki kelenjar madu
  • Serbuk sari bunga lengket
  • Kepala putik agak tersembunyi

2.Penyerbukan dengan bantuan air atau hidrogami, terjadi pada tanaman air seperti hydrilla.

3. Penyerbukan dengan bantuan angin atau anemogami, terjadi pada padi, jagung, gandum, dan rerumputan. Ciri-ciri tanamannya adalah:

  • Mahkota bunga berukuran kecil dan tidak berwarna.
  • Serbuk sari kering, ringan, dan banyak.
  • Tidak berbau dan tidak berkelenjar madu.
  • Kepala putik terjulur keluar.

4. Penyerbukan dengan bantuan manusia atau antropogami, terjadi pada tanaman vanili.

Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibagi menjadi 4 juga, yaitu:

1. Penyerbukan sendiri atau autogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga itu sendiri.

2. Penyerbukan tetangga atau serumah atau geitonogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain, tetapi masih di 1 pohon.

3. Penyerbukan silang atau alogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga yang berbeda pohon, tetapi masih 1 jenis tumbuhan.

4. Penyerbukan bastar, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain yang berbeda jenis tanamannya, dan hanya dapat dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya. Misalnya serbuk sari cabai jatuh pada putik tomat atausebaliknya.

Bunga sempurna

26 May

Bunga sempurna disebut juga sebagai bunga berkelamin ganda atau bunga hermafrodit adalah bunga yang memiliki benang sari dan putik sekaligus dalam 1 bunga. Contohnya adalah bunga bungur dan bunga delima.

Ada lagi bunga tidak sempurna, yaitu bunga yang hanya memiliki 1 alat kelamin saja. Contohnhya bunga pakis haji dan bunga jagung.

Contoh-contoh adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku

26 May

Berikut akan saya jelaskan contoh-contoh adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Seperti sebelumnya sudah dijelaskan apa itu adaptasi berikut jenis-jenisnya, maka pada saat ini akan dijelaskan contoh-contoh yang lebih lengkap dari ketia jenis adaptasi tersebut.

Adaptasi morfologi:

1. Bentuk mulut serangga yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya.

2. Bentuk tubuh iklan yang stream line sehingga memudahkan dalam berenang.

3. Daun tumbuhan air yang lebih lebar untuk membantu mempercepat penguapan.

4. Burung memiliki sayap untuk terbang di udara.

5. Gigi hewan berbeda-beda sesuai jenis makanannya.

6. Beruang kutub memiliki kulit dan bulu yang tebal untuk menahan dingin.

Adaptasi fisiologi:

1. Ikan memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan air.

2. Orang yang tinggal di pegunungan memiliki jumlah haemoglobin yang lebih banyak ketimbang orang biasanya.

3. Manusia mengeluarkan keringat sebagai pengatur suhu tubuh dan membuang zat sisa.

4. Cacing teredo mengeluarkan enzim selulase untuk mencerna kayu yang dimakannya.

5. Herbivora menggunakan enzim selulase untuk mencerna rerumputan.

6. Ikan yang hidup di perairan berkadar garam tinggi memiliki urine yang lebih pekat.

7. Cacing tanah mengeluarkan zat kapur untuk menetralkan asam di kerongkongannya.

Adaptasi tingkah laku:

1. Kaki seribu akan menggulung bila disentuh.

2. Bunglon akan melakukan mimikri, mengubah warna tubuhnya sesuai lingkungan bila dalam keadaan bahaya.

3. Ikan pari torpedo akan mengeluarkan muatan listrik untuk melindungi diri dari musuhnya.

4. Tupai dan kumbang akan pura-pura mati bila dalam keadaan bahaya.

5. Kerbau berkubang di lumpur untuk melunakkan kulitnya dan mengurangi keadaan panas.

6. Cumi-cumi menyemprotkan tinta bila dalam keadaan bahaya.

7. Rayap yang baru menetas menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagela.

Demikianlah contoh-contoh adaptasi yang dapat saya berikan. Jika anda ingin menambahkan, bisa ditulis di komentar di bawah terima kasih.

 

Pengertian dan Macam-macam Simbiosis

21 May

Halo semua 🙂

Di post kali ini, saya akan membahas mengenai simbiosis. Simbiosis adalah interaksi atau hubungan antara satu makhluk hidup dengan makhluk hidup lain di mana mereka hidup berdampingan. Simbiosis terbagi menjadi 3 jenis. yaitu:

1. Simbiosis mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah interaksi antara kedua makhluk hidup di mana kedua makhluk hidup ini mendapatkan keuntungan. Contohnya:

– Hubungan antara burung jalak dan kerbau

Burung jalak menempel di tubuh kerbau dan memakan kutu-kutu yang ada di tubuh kerbau. Oleh karena itu, burung jalak mendapatkan keuntungan berupa makanan dan kerbau diuntungkan juga karena kutu-kutu yang mengganggu di tubuhnya dimakan oleh burung jalak.

– Ganggang hijau biru dan jamur

Simbiosis antara ganggang hijau biru dan jamur membentuk lumut kerak.

2. Simbiosis komensalisme

Simbiosis komensalisme adalah interaksi antara kedua makhluk hidup di mana satu makhluk hidup mendapatkan keuntungan, sedangkan makhluk hidup lainnya tidak dirugikan. Misalnya:

– Hubungan antara ikan badut dan anemon laut

Ikan badut bersembunyi di anemon laut bila ia terancam akan dimakan oleh mangsanya. Ikan badut tidak akan hidup lama jika ia tidak berlindung di anemon laut. Dalam hal ini, ikan badut mendapatkan keuntungan berupa perlindungan, tapi anemon laut tidak merasa dirugikan akan kehadiran ikan badut.

– Hubungan antara daun sirih dan inangnya

Tumbuhan daun sirih adalah tumbuhan yang merambat. Tumbuhan ini akan merambat ke tumbuhan lain (inang). Tumbuhan sirih mendapat keuntungan karena menumpang hidup di inangnya, sedangkan inangnya tidak dirugikan karena tumbuhan daun sirih tidak mengambil makanan dari inangnya.

3. Simbiosis parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah interaksi antara kedua makhluk hidup di mana satu makhluk hidup mendapatkan keuntungan, sedangkan makhluk hidup lain mendapatkan kerugian. Contohnya:

– Hubungan antara kepala dan kutu rambut

Kutu rambut menghisap darah dari kepala manusia. Akibatnya, manusia mengalami gatal-gatal dan kulit kepala menjadi rusak karena menjadi tempat hidup kutu rambut. Kutu kepala mendapatkan keuntungan berupa makanan. Di sisi lain, manusia dirugikan karena kutu rambut mengambil makanan dari darah manusia.

– Hubungan antara tumbuhan tali putri dan inangnya

Tumbuhan tali putri yang tumbuhnya merambat menumpang hidup di inangnya. Tumbuhan ini mengambil makanan yang sudah difotosintesis tumbuhan inangnya. Oleh karena itu, tali putri mendapatkan keuntungan berupa makanan, sedangkan tumbuhan inangnya akan cepat mati karena makanannya selalu diserap oleh tali putri.

Sekian pembahasan kali ini. Semoga dapat dimengerti.

Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

12 May

Lumut (Bryophyta) adalah tumbuhan peralihan antara Thallophyta (tumbuhan yang belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun) dan Cormophyta (tumbuhan yang sudah sudah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun).

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan perintis yang dapat hidup di mana saja. Lumut dapat hidup di tempat lembap, basah, berair, dan biasanya bersifat epifit atau menempel.

Klasifikasi lumut ada 3 jenis, yaitu:

1. Lumut Daun (Musci)

Lumut daun mempunyai akar rizoid, batangnya tegak dan bercabang, dan daunnya kecil. Ia berkembang biak dengan membentuk kuncup di cabang-cabang. Contoh lumut daun antara lain Sphagnum sp., Funaria, dan Andraea petrophila.

2. Lumut Hati (Hepaticeae)

Tubuh lumut hati terbagi menjadi dua lobus seperti hati yang disebut talus yang tidak terbentuk menjadi akar, batang, dan daun. Lumut hati dapat melakukan reproduksi aseksual dengan sel yang disebut gemma (struktur seperti mangkuk yang terdapat di permukaan gametofit). Contoh lumut hati, yakni Marchantia polymorpha, Lunularia, dan Porella.

3. Lumut Tanduk (Anthocerotaceae)

Kloroplas tunggal yang berukuran lebih besar kebanyakan lumut adalah keistimewaan lumut ini. Sporofitnya berbentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk pada gametofit. Contoh lumut tanduk adalah Anthoceros natans dan Anthoceros leavis.

 

Demikian penjelasan ringkas mengenai lumut. Semoga bermanfaat 🙂

Bunga lengkap, pengertian dan penjelasannya

11 May

Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki alat kelamin dan perhiasan bunga. Perhiasan bunga terdiri dari kelopak bunga dan mahkota bunga. Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi bunga saat masih kuncup. Sedangkan mahkota bunga yang beraneka ragam warnanya berfungsi untuk melindungi alat kelamin bunga yang ada di dalam.

Alat kelamin bunga terdiri dari:

  • Putik, yaitu alat kemalin betina, teridiri dari kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah.
  • Benang sari yaitu alat kelamin jantan, terdiri dari kepala sari dan tangkai sari.

Bunga lengkap dan bagiannya

Di dalam bakal buah terdapat bakal biji yang berisi intin kandung lembaga dan sel telur. Sedangkan di dalam kepala sari ada kotak sari dan serbuk sari.

Contoh bunga lengkap adalah bunga mawar, bunga melati, dan kembang sepatu.

Demikian bunga lengkap dan bagian-bagiannya serta contohnya. Semoga mudah dipahami.

Adaptasi dalam keberlangsungan hidup organisme, Biologi SMP

11 May

Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Adaptasi dibagi menjadi 3, yaitu adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.

Berikut contoh-contoh adaptasi,

1. Adaptasi morfologi, adalah adaptasi makhluk hidup melalui bentuk tubuhnya agar sesuai dengan lingkungan.

  • Bebek memiliki kaki yang berselaput untuk berenang di air
  • Tubuh kaktus dikelilingi oleh duri untuk mengurangi penguapan cairan tubuhnya
  • Siput memiliki cangkang yang keras untuk melindungi tubuhnya

2. Adaptasi fisiologi, adalah adaptasi makhluk hidup melalui fungsi-fungsi organ/alat di tubuhnya.

  • Kantung semar mengeluarkan bebauan untuk mengundang serangga
  • Lendir pada kulit katak digunakan untuk membantu pernapasan di air
  • Semut mengeluarkan hormon feromon ketika dalam bahaya/ mendapat makanan agar semut lain datang

3. Adaptasi tingkah laku, adalah adaptasi makhluk hidup melalui tingkah lakunya di lingkungannya.

  • Cicak akan melakukan pemutusan ekor apabila dalam keadaan bahaya (autotomi)
  • Daun putri malu akan menutup jika disentuh
  • Laron akan menghinggapi benda-benda yang terang

Demikianlah adaptasi beserta penjelasan dan contoh-contohnya. Untuk contoh-contoh yang lebih banyak, bisa lihat di Contoh-contoh adaptasi lengkap. Semoga membantu.

Denaturasi protein dari Kimia 12 SMA

1 May

Mungkin sebagian dari kita ada yang belum mengetahui apa itu denaturasi protein. Dan pada kesempatan ini saya akan menjelaskannya kepada anda semua.

Denaturasi protein adalah kerusakan struktur protein, untuk protein kuarterner, tersier, dan sekunder, menjadi struktur protein primer. Dan faktor-faktor yang memengaruhi denaturasi ini adalah:
1. Perubahan pH yang ekstrim.
2. Suhu.
3. Pelarut organik, seperti alkohol.
4. Penambahan zat kimia tertentu.
5. Perlakuan mekanik.

Begitulah denaturasi protein yang sudah saya jelaskan di atas. Semoga bermanfaat untuk semua. Oia satu lagi, materi denaturasi protein ini saya ambil dari pelajaran kimia SMA kelas 12.